
Dengan dimulainya ziarah Shri Amarnath Ji selama 57 hari pada 3 Juli, Polisi Baramulla memberlakukan pembatasan lalu lintas khusus di koridor resor populer Gulmarg–Srinagar. Mulai 30 Juni hingga akhir yatra, kendaraan wisatawan tidak diperbolehkan melintas dari kedua arah setelah pukul 17:00, agar konvoi peziarah malam dapat bergerak tanpa hambatan. Pihak berwenang menyatakan aturan ini penting karena jalan pegunungan berkelok tersebut juga berfungsi sebagai jalur evakuasi alternatif untuk konvoi keamanan yatra. Para pengelola hotel diminta menginformasikan tamu agar menjadwalkan perjalanan lanjutan sebelum batas waktu atau menginap semalam. Dampak bagi industri perjalanan: Operator tur yang menjalankan wisata ski atau gondola sehari dari bandara Srinagar harus menyesuaikan jadwal. Grup korporat yang menggunakan Gulmarg untuk kegiatan luar kantor mungkin dikenai biaya tambahan untuk transfer lebih awal. Penyedia asuransi menyarankan mempertimbangkan kemungkinan menginap semalam bagi sopir yang terjebak jam malam. Pembatasan ini melengkapi jadwal penutupan terowongan Navyug dan zona larangan terbang helikopter di jalur Baltal dan Pahalgam yang diumumkan awal bulan ini. Polisi lalu lintas berjanji memberikan pembaruan waktu nyata melalui akun X (Twitter) namun memperingatkan pelanggar akan didenda dan diputar balik. Wisatawan disarankan membawa bukti pemesanan hotel cetak dan menyediakan waktu ekstra untuk pemeriksaan keamanan di sepanjang Jalan Raya Nasional-44.
Sumber: KNS Kashmir