1. Berita Mobilitas Global
  2. /
  3. India
  4. /
  5. MEA memperingatkan peziarah Kailash Mansarovar: pastikan mengurus izin dan visa China sebelum berangkat dari India

MEA memperingatkan peziarah Kailash Mansarovar: pastikan mengurus izin dan visa China sebelum berangkat dari India

Jun 29, 2026
·
MEA memperingatkan peziarah Kailash Mansarovar: pastikan mengurus izin dan visa China sebelum berangkat dari India
Kementerian Luar Negeri India (MEA) telah mengeluarkan peringatan mendesak bagi seluruh warga India yang berencana mengikuti Yatra Kailash Mansarovar 2026, mengingatkan bahwa izin masuk China yang sah dan visa kelompok wajib dimiliki sebelum keberangkatan dari India.

Latar Belakang – Ziarah ke Gunung Kailash dan Danau Mansarovar di Tibet merupakan salah satu perjalanan suci terpenting dalam agama Hindu. Setelah jeda lima tahun akibat pandemi Covid-19 dan ketegangan perbatasan India-China, yatra yang difasilitasi pemerintah ini dibuka kembali pada 20 Juni 2026 melalui dua rute: Lipulekh Pass (Uttarakhand) dan Nathu La Pass (Sikkim). Namun, semakin banyak peziarah memilih rute komersial yang lebih singkat melalui Nepal dan masuk Tibet lewat jalur darat.

Aturan China mengharuskan peziarah yang menggunakan rute operator swasta ini memiliki visa kelompok khusus yang diterbitkan oleh kedutaan China di New Delhi (atau di Kathmandu bagi yang sudah berada di Nepal), selain izin perjalanan Tibet yang diatur oleh operator mereka.

MEA memperingatkan peziarah Kailash Mansarovar: pastikan mengurus izin dan visa China sebelum berangkat dari India


Pemicu Peringatan – Menurut MEA, setidaknya 52 peziarah India saat ini terjebak di Kathmandu karena operator tur mereka gagal mengurus dokumen China yang diperlukan. Peringatan yang diterbitkan pada 27 Juni malam itu memperingatkan bahwa berharap visa diterbitkan langsung di tempat “meningkatkan risiko terjebak di luar negeri” dan menambah beban pada misi diplomatik India. Anggota parlemen seperti MP Supriya Sule dari NCP (SP) mengangkat kasus ini di media sosial, meminta intervensi kedutaan di Beijing dan Kathmandu.

Dampak Praktis bagi Peziarah dan Operator – Peziarah disarankan untuk tidak memulai perjalanan sebelum visa kelompok China sudah dicap resmi dan izin Tibet dikonfirmasi secara tertulis. MEA juga mengimbau agar peziarah memastikan operator tur mereka terdaftar secara legal, memiliki jadwal keberangkatan tetap, dan memiliki rekam jejak sukses dalam pengurusan visa kelompok. Operator yang mengabaikan aturan ini berisiko kehilangan deposit pemesanan dan bahkan menghadapi tuduhan penipuan konsumen di India dan Nepal.

Dampak pada Mobilitas Bisnis – Meski yatra ini bersifat religius, peringatan ini penting bagi manajer mobilitas korporat karena kemacetan pengurusan visa kelompok di kedutaan China dapat berdampak pada kategori visa lain, memperpanjang antrean bagi pelancong bisnis. Perusahaan asuransi perjalanan India sudah melaporkan peningkatan klaim “gangguan perjalanan” terkait dokumen yang tidak lengkap di rute Nepal. Perusahaan yang mengirim delegasi ke Tibet untuk proyek hidro atau pertambangan juga mungkin menghadapi penundaan pengurusan visa kelompok karena sumber daya dialihkan untuk menyelesaikan backlog ziarah.

Ke Depan – MEA akan terus memproses batch yang disponsori pemerintah dengan pengurusan dokumen secara bilateral dengan China. Untuk peziarah rute swasta, para ahli menyarankan agar mengajukan permohonan minimal empat minggu sebelumnya, menyimpan salinan digital dan cetak semua izin, serta menyiapkan dana cadangan untuk kemungkinan penundaan di Kathmandu atau Lhasa. Tim mobilitas disarankan memantau peringatan MEA selanjutnya selama puncak musim ziarah (Juni–Agustus).
Sumber: Livemint

Bagaimana VisaHQ dapat membantu

VisaHQ menyederhanakan proses pengajuan visa bagi perorangan dan perusahaan. Periksa persyaratan perjalanan terkini, siapkan dokumen yang diperlukan, dan kelola pengajuan Anda secara online melalui portal VisaHQ untuk India.

Tim Visa & Imigrasi @ VisaHQ

Tim ahli visa dan imigrasi VisaHQ membantu individu dan perusahaan menavigasi persyaratan perjalanan, kerja, dan tempat tinggal global. Kami menangani persiapan dokumen, pengajuan aplikasi, koordinasi dengan lembaga pemerintah, serta setiap aspek yang diperlukan untuk memastikan persetujuan yang cepat, sesuai, dan tanpa stres.

Kebijakan Redaksi
×