
Portal teknologi Techlusive menerbitkan panduan konsumen pada 5 Juli yang mengonfirmasi bahwa sistem biometrik DigiYatra India kini sudah beroperasi di 17 bandara, termasuk tambahan terbaru di Jaipur, Kochi, dan Lucknow. Aplikasi yang didukung pemerintah ini memungkinkan penumpang mengunggah selfie yang sudah diverifikasi dengan Aadhaar dan boarding pass, setelah itu gerbang elektronik akan mencocokkan wajah mereka untuk memberikan akses ke terminal dan izin pra-keamanan. Meskipun masih bersifat opsional dan terbatas untuk keberangkatan domestik, DigiYatra menjadi pilar utama tujuan kementerian penerbangan sipil untuk memproses 450 juta penumpang setiap tahun tanpa perlu membangun ruang terminal yang sebanding. Uji coba di Delhi dan Bengaluru menunjukkan waktu masuk rata-rata turun dari 10 menit menjadi kurang dari dua menit. Bagi perusahaan, aplikasi yang bisa diunduh gratis ini dapat menghemat waktu berharga untuk koneksi penerbangan domestik yang ketat dan mengurangi biaya keterlambatan akibat antrean. Namun, tim HR harus mencatat bahwa pelancong internasional—serta pekerja asing yang melakukan penerbangan domestik—masih harus menunjukkan paspor di imigrasi meskipun menggunakan DigiYatra untuk masuk terminal. Para pelancong sering disarankan mendaftar jauh sebelum perjalanan, karena pendaftaran memerlukan verifikasi Aadhaar dan pengambilan wajah secara langsung. Otoritas Bandara India berencana memperluas DigiYatra ke 12 bandara Tier-2 tambahan pada Maret 2027 dan sedang menguji varian “DigiYatra Internasional” yang bisa terintegrasi dengan gerbang e-Paspor setelah kesepakatan bilateral tercapai.
Sumber: Techlusive
Bagaimana VisaHQ dapat membantu
VisaHQ menyederhanakan proses pengajuan visa bagi perorangan dan perusahaan. Periksa persyaratan perjalanan terkini, siapkan dokumen yang diperlukan, dan kelola pengajuan Anda secara online melalui portal VisaHQ untuk India.Lebih Banyak Dari India
Lihat semua
Sistem Biometrik Masuk-Keluar Uni Eropa Sebabkan Antrean Lima Jam di Pusat Jerman; Penumpang Transit India Disarankan Datang Lebih Awal
Pemogokan bandara 24 jam se-Italia lumpuhkan negara pada 5 Juli, ancam gangguan bagi penumpang asal India