1. Berita Mobilitas Global
  2. /
  3. India
  4. /
  5. Inggris Perbarui Aturan Perjalanan ke India: Aturan Baru e-OCI, Skrining Ebola & Deklarasi Mandiri untuk Kedatangan

Inggris Perbarui Aturan Perjalanan ke India: Aturan Baru e-OCI, Skrining Ebola & Deklarasi Mandiri untuk Kedatangan

Jul 20, 2026
·
Inggris Perbarui Aturan Perjalanan ke India: Aturan Baru e-OCI, Skrining Ebola & Deklarasi Mandiri untuk Kedatangan
Kantor Luar Negeri, Persemakmuran & Pembangunan Inggris (FCDO) pada 19 Juli 2026 memperbarui panduan perjalanan ke India, menyoroti tiga perubahan penting bagi perusahaan Inggris dan ekspatriat yang menuju kota-kota di India. Pertama, advisori menekankan bahwa India mulai 8 Juli beralih ke kartu Overseas Citizen of India elektronik (e-OCI), menggantikan format buku lama. Warga negara ganda dan penduduk bisnis jangka panjang kini harus mengunduh kartu digital ke ponsel pintar atau membawa versi QR cetak sebagai bukti status visa seumur hidup. Kedua, FCDO mencatat bahwa India telah mengaktifkan kembali pemeriksaan kesehatan Ebola keluar-masuk di delapan bandara internasional setelah wabah baru di Afrika Tengah. Pelancong yang datang dari atau transit melalui negara terdampak mungkin akan menjalani pemeriksaan suhu, mengisi kuesioner kesehatan, dan kemungkinan karantina jika menunjukkan gejala. Ketiga, semua penumpang internasional—termasuk kelas bisnis dan diplomat—harus mengisi Formulir Deklarasi Diri elektronik di portal Air Suvidha dalam 72 jam sebelum keberangkatan, mencantumkan riwayat perjalanan terbaru dan informasi kontak lokal. Maskapai telah diperintahkan menolak penumpang yang tidak mematuhi aturan ini. Meskipun panduan ini tidak mengubah kebijakan visa, hal ini penting karena perusahaan asuransi korporat biasanya menjadikan saran FCDO sebagai syarat perlindungan. Ketidakpatuhan terhadap dokumen tambahan India dapat membatalkan asuransi perjalanan, mengganggu proses masuk, dan berpotensi dikenai denda hingga ₹10.000 berdasarkan Peraturan Kesehatan Umum Pesawat. Perusahaan yang mengatur perjalanan kelompok untuk rapat dewan, audit, atau peluncuran proyek di India disarankan memperbarui daftar periksa pra-keberangkatan, memberi pengarahan tentang proses unduh e-OCI, dan memastikan dokumen pemeriksaan kesehatan tersimpan secara elektronik untuk pemeriksaan saat kedatangan. Advisori juga mengingatkan kembali peringatan lama pemerintah Inggris agar tidak melakukan perjalanan dalam radius 10 km dari perbatasan India-Pakistan, sebagian besar wilayah Jammu & Kashmir, dan kini ditambah negara bagian Manipur menyusul bentrokan etnis. Manajer risiko sebaiknya meninjau kembali rencana kunjungan lapangan di zona-zona tersebut, memastikan kemampuan penyedia keamanan, dan mempertimbangkan lokasi alternatif seperti Chandigarh atau kota Jammu (hanya untuk penerbangan domestik). Meski pembaruan ini terkesan birokratis, ketidakpatuhan dapat menyebabkan penumpang diturunkan atau ditahan di bandara India—akibat yang mahal bagi pelaku bisnis dengan jadwal ketat.
Sumber: GOV.UK – Foreign Travel Advice (India)

Bagaimana VisaHQ dapat membantu

VisaHQ menyederhanakan proses pengajuan visa bagi perorangan dan perusahaan. Periksa persyaratan perjalanan terkini, siapkan dokumen yang diperlukan, dan kelola pengajuan Anda secara online melalui portal VisaHQ untuk India.

Tim Visa & Imigrasi @ VisaHQ

Tim ahli visa dan imigrasi VisaHQ membantu individu dan perusahaan menavigasi persyaratan perjalanan, kerja, dan tempat tinggal global. Kami menangani persiapan dokumen, pengajuan aplikasi, koordinasi dengan lembaga pemerintah, serta setiap aspek yang diperlukan untuk memastikan persetujuan yang cepat, sesuai, dan tanpa stres.

Kebijakan Redaksi
×