
Kantor Luar Negeri, Persemakmuran & Pembangunan (FCDO) memperbarui halaman saran perjalanan untuk Jerman pada 22 Juli untuk menginformasikan peluncuran Sistem Masuk/Keluar Uni Eropa (EES) yang akan segera diberlakukan bagi warga negara ketiga. Wisatawan dan pelaku bisnis asal Inggris diingatkan bahwa mulai 12 Oktober, mereka harus menjalani pemindaian sidik jari dan wajah secara biometrik saat pertama kali memasuki wilayah Schengen setelah sistem ini aktif. Pemberitahuan tersebut mengimbau penumpang yang menggunakan jalur Dover, Eurotunnel, atau Eurostar untuk menyediakan waktu ekstra guna pemeriksaan, dengan perkiraan proses pendaftaran bisa memakan waktu hingga dua menit per orang dan berpotensi menyebabkan antrean panjang di pos pemeriksaan selama jam sibuk. Maskapai dapat menolak keberangkatan jika waktu koneksi tidak cukup.
Dampak pada mobilitas bisnis: perusahaan disarankan memasukkan proses EES ke dalam kebijakan perjalanan, terutama bagi pelancong bisnis yang sering melakukan perjalanan cepat dengan hanya membawa bagasi tangan. Alat pelacak perjalanan harus diperbarui untuk merekam data tambahan yang dikumpulkan oleh otoritas perbatasan dan memperhitungkan kemungkinan kemacetan dalam penilaian risiko tanggung jawab. Perusahaan yang memutar tim proyek ke Jerman dengan izin bebas visa 90/180 hari akan diuntungkan oleh kalkulator otomatis EES untuk menghitung masa tinggal berlebih, namun harus memberikan pengarahan kepada staf agar paspor tetap konsisten dengan akun eVisa yang terkait.
Pernyataan serupa juga ditambahkan secara bersamaan pada halaman FCDO untuk Polandia, Estonia, Islandia, dan Slovakia, menandakan kampanye terkoordinasi untuk memberi peringatan kepada warga Inggris.
Dampak pada mobilitas bisnis: perusahaan disarankan memasukkan proses EES ke dalam kebijakan perjalanan, terutama bagi pelancong bisnis yang sering melakukan perjalanan cepat dengan hanya membawa bagasi tangan. Alat pelacak perjalanan harus diperbarui untuk merekam data tambahan yang dikumpulkan oleh otoritas perbatasan dan memperhitungkan kemungkinan kemacetan dalam penilaian risiko tanggung jawab. Perusahaan yang memutar tim proyek ke Jerman dengan izin bebas visa 90/180 hari akan diuntungkan oleh kalkulator otomatis EES untuk menghitung masa tinggal berlebih, namun harus memberikan pengarahan kepada staf agar paspor tetap konsisten dengan akun eVisa yang terkait.
Pernyataan serupa juga ditambahkan secara bersamaan pada halaman FCDO untuk Polandia, Estonia, Islandia, dan Slovakia, menandakan kampanye terkoordinasi untuk memberi peringatan kepada warga Inggris.
Sumber: FCDO Germany Travel Advice
Bagaimana VisaHQ dapat membantu
VisaHQ menyederhanakan proses pengajuan visa bagi perorangan dan perusahaan. Periksa persyaratan perjalanan terkini, siapkan dokumen yang diperlukan, dan kelola pengajuan Anda secara online melalui portal VisaHQ untuk Inggris.Lebih Banyak Dari Inggris
Lihat semua
Penyeberangan Selat Pertama di Bawah Pemerintahan Baru Inggris Dilanjutkan Setelah Libur 11 Hari
Kementerian Dalam Negeri Ingatkan Pemegang Skema Penyelesaian UE untuk Perbarui Data e-Visa Sebelum Pemeriksaan Perbatasan Baru