Thailand memberikan izin masuk tanpa visa selama 30 hari bagi wisatawan India
‘Easy Connect’ Air India Ubah Amritsar Jadi Gerbang Tunggal ke 27 Kota di Seluruh Dunia
Bea Cukai Mumbai Terbitkan Pedoman Baru untuk Penumpang Kedatangan sesuai Aturan Bagasi 2026
Berita Terbaru
Thailand setujui bebas visa 30 hari untuk warga India, bidik rekor kedatangan pada 2027
Bangkok telah menghapuskan skema bebas visa selama 30 hari bagi wisatawan dan pelaku bisnis asal India. Kebijakan ini diperkirakan akan meningkatkan kedatangan wisatawan India hingga mencapai 2,7 juta pada tahun 2027, memberikan kemudahan bagi perusahaan dengan biaya kepatuhan yang lebih rendah serta akses lebih mudah ke ASEAN untuk penugasan jangka pendek. Namun, untuk tinggal lebih lama atau melakukan aktivitas kerja tetap memerlukan visa yang diurus sebelumnya.
Afrika Selatan Perkenalkan Otorisasi Perjalanan Elektronik 48 Jam untuk Warga India
Afrika Selatan kini meluncurkan Otorisasi Perjalanan Elektronik baru yang memungkinkan warga India mengajukan permohonan secara online dan mendapatkan persetujuan dalam waktu 48 jam untuk kunjungan hingga 90 hari. Izin digital ini, yang saat ini berlaku untuk kedatangan di bandara Johannesburg, Cape Town, dan Lanseria, menghilangkan kebutuhan mengunjungi pusat pengajuan visa dan diharapkan mempermudah perjalanan wisata maupun bisnis jangka pendek. Perusahaan perlu mencatat bahwa ETA ini hanya untuk kunjungan tanpa bayaran; tugas kerja tetap memerlukan visa terpisah.
Kanada Revisi Waktu Proses Izin Studi; Warga India Kini Harus Menunggu Hingga 12 Minggu
Pembaruan terbaru IRCC memperpanjang waktu pemrosesan izin belajar standar bagi pelamar dari India menjadi 8–12 minggu, akibat tingginya volume musiman. Meskipun jalur cepat Student Direct Stream masih tersedia, universitas dan sponsor harus menyesuaikan rencana penerimaan mahasiswa untuk semester musim gugur. Kategori visa Kanada lainnya menunjukkan waktu pemrosesan yang stabil, namun penumpukan berkas yang berkelanjutan menegaskan pentingnya pengajuan aplikasi yang lengkap dan lebih awal.
Bea Cukai Mumbai Perbarui Batas Bagasi Penumpang, Tingkatkan Batas Bebas Bea hingga ₹75.000
Otoritas bea cukai bandara Mumbai telah mengadopsi Aturan Bagasi terbaru India, menaikkan batas bebas bea umum menjadi ₹75.000 bagi penumpang udara yang memenuhi syarat dan memperjelas persyaratan deklarasi. Perubahan ini menurunkan biaya impor bagi pekerja yang membawa barang elektronik pribadi atau barang rumah tangga, namun pengecualian untuk barang seperti alkohol dan emas tetap berlaku.
India revisi aturan Bea Cukai masuk: batas bebas bea lebih tinggi dan pengecualian untuk laptop
Aturan Bagasi Bea Cukai India 2026 yang Diperbarui—tercantum dalam pedoman kedatangan baru tanggal 28 Juli 2026—meningkatkan batas bebas bea pribadi menjadi ₹75.000 dan mengizinkan setiap penumpang dewasa membawa satu laptop baru tanpa bea. Batasan transfer tempat tinggal yang ditingkatkan memberikan keuntungan bagi ekspatriat yang kembali. Perubahan ini menyederhanakan prosedur masuk dan berpotensi menurunkan biaya penugasan bagi perusahaan yang memindahkan tenaga kerja ke India.
Misi Yerevan Ingatkan Wisatawan e-Visa untuk Membawa Paspor Lama Jika Menggunakan yang Baru
Kedutaan Besar India di Armenia menegaskan kembali bahwa pemegang e-Visa yang bepergian dengan paspor baru harus tetap membawa paspor lama yang tercantum dalam ETA mereka. Jika tidak, mereka bisa ditolak saat naik pesawat atau masuk ke India. Perusahaan disarankan untuk memasukkan aturan ini dalam pemeriksaan pra-keberangkatan bagi karyawan yang akan ke India.
ICEGATE meluncurkan modul revisi pasca-pemeriksaan Pasal 18A untuk mempermudah koreksi impor
Modul baru Bagian 18A ICEGATE memungkinkan importir dan pialang bea cukai memperbaiki deklarasi secara online setelah barang melewati proses bea cukai, mempercepat waktu penyelesaian untuk pengiriman relokasi dan korporat. Sistem revisi mandiri ini mempercepat logistik, namun juga menuntut perusahaan lebih bertanggung jawab memastikan keakuratan pengajuan awal.
Inggris Perbarui Saran Perjalanan ke India: Pemeriksaan Ebola Wajib dan Dokumen e-OCI Ditambahkan
Pada 27 Juli, Kementerian Luar Negeri Inggris menambahkan dua persyaratan masuk India dalam saran perjalanan mereka: penerimaan kartu OCI elektronik baru sebagai pengganti buku kertas, serta pemeriksaan kesehatan wajib terkait Ebola dengan Formulir Deklarasi Diri online untuk semua kedatangan. Langkah ini menandai perubahan operasional di bandara-bandara India dan mengharuskan perusahaan untuk memberi informasi kepada para pelancong mengenai dokumen terbaru serta kemungkinan keterlambatan pemeriksaan kesehatan.
Inggris Perbarui Peringatan Perjalanan ke India: Panduan e-OCI dan Deklarasi Kesehatan Mandiri Wajib Ditambahkan
Peringatan perjalanan terbaru Inggris untuk India menambahkan dua persyaratan masuk penting: pelancong yang memegang status Warga Negara Luar Negeri India (OCI) kini harus menunjukkan kartu e-OCI digital terbaru, dan semua penumpang—tanpa memandang kewarganegaraan—wajib mengisi Formulir Deklarasi Diri secara online melalui Air Suvidha 2.0 dalam waktu 24 jam sebelum keberangkatan. Perubahan ini memperketat pemeriksaan pra-kedatangan di India dan menuntut tindakan cepat dari pelancong bisnis serta tim mobilitas.
Uni Eropa Perjelas Pengecualian Sistem Masuk/Keluar—Poin Penting untuk Wisatawan India
Komisi Eropa menjelaskan siapa yang dikecualikan dan siapa yang tidak dari pendaftaran biometrik dalam Sistem Masuk/Keluar Schengen yang baru. Warga India dengan visa tinggal lama atau kartu tinggal di Uni Eropa tidak perlu melakukan pemindaian ulang, sementara pemegang visa kunjungan singkat standar tetap harus mendaftar di kios perbatasan. Panduan ini membantu perusahaan India mengatur jadwal perjalanan dan memastikan kepatuhan terhadap aturan 90/180 hari.
Nathu La Dibuka Kembali: Perdagangan Perbatasan India-China Dilanjutkan Setelah Enam Tahun Terhenti
Berita Akashvani melaporkan bahwa India dan China akan memulai kembali perdagangan perbatasan melalui Nathu La Pass di Sikkim pada 1 Agustus 2026, untuk pertama kalinya sejak penutupan akibat Covid-19 pada 2020. Infrastruktur yang ditingkatkan, izin pedagang dengan teknologi RFID, serta daftar barang bebas bea yang dibatasi bertujuan menggandakan volume perdagangan koridor ini sebelum pandemi, sekaligus mendorong perekonomian lokal dan memberikan perusahaan jalur darat yang diperbarui untuk pengiriman barang dan mobilitas personel.
India Memberikan Perpanjangan Visa dan Amnesti Overstay bagi Warga Asing yang Terdampak Konflik di Asia Barat
India telah memperkenalkan perpanjangan visa gratis selama 30 hari dan penghapusan penuh denda keterlambatan bagi warga negara asing yang tidak dapat meninggalkan negara karena gangguan penerbangan di Asia Barat. Para pemberi kerja wajib mengatur status karyawan melalui portal e-FRRO, namun dapat menghindari denda dan catatan imigrasi negatif selama krisis regional ini berlangsung.
Bea Cukai Mumbai Perbarui Aturan Bagasi Tanpa Pendamping; Perpanjang Waktu Pengiriman Pra-Kedatangan
Bea Cukai Mumbai memperpanjang dan memperjelas aturan terkait bagasi tanpa pendamping: pengiriman kini dapat tiba hingga dua bulan sebelum atau, dengan persetujuan, hingga satu tahun setelah pelancong mendarat. Surat edaran ini juga meresmikan impor kendaraan CPD dan memperkenalkan pengajuan deklarasi bagasi secara elektronik—perubahan yang mempercepat proses relokasi perusahaan ke pusat keuangan India.
FRRO Jaipur Deportasi Sembilan Pekerja Spa Asing dalam Operasi Terbesar Penertiban Visa 2026
FRRO di Jaipur mendeportasi sembilan wanita asing yang bekerja secara ilegal di pusat spa dengan visa kedaluwarsa, menegaskan penegakan aturan imigrasi yang lebih ketat di sektor jasa di India. Bisnis yang menampung atau mempekerjakan orang asing harus memeriksa visa dan segera mengajukan Formulir C untuk menghindari denda, daftar hitam, dan kemungkinan penutupan.
Kedutaan Besar India di Finlandia Wajibkan Biometrik untuk Pengajuan OCI Melalui Pernikahan
Kedutaan Besar India di Helsinki kini mewajibkan pengambilan data biometrik bagi pasangan yang mengajukan status OCI dan menyediakan layanan pengiriman kartu jadi melalui pos. Pemeriksaan identitas yang lebih ketat ini bertujuan untuk mencegah pemalsuan dokumen serta menyelaraskan Finlandia dengan standar Kementerian Luar Negeri India secara lebih luas, sekaligus menambah langkah logistik baru bagi keluarga ekspatriat India.
Misi Brasil Perbarui Daftar Dokumen OCI, Tambah Persyaratan Kartu Demam Kuning
Kedutaan Besar India di Brasil telah memperbarui daftar periksa OCI-nya, mewajibkan bukti vaksinasi Demam Kuning bagi pemohon dan memperjelas persyaratan dokumen untuk kasus pasangan. Pembaruan ini memperketat kontrol kesehatan dan mempermudah proses, berdampak pada penduduk keturunan India dan pekerja korporat di seluruh Amerika Selatan.
Peringatan Asap Memaksa Penerbangan IndiGo Dubai–Mumbai Alih Arah ke Rajkot; 194 Penumpang Dievakuasi dengan Aman
Layanan IndiGo dari Dubai ke Mumbai melakukan pendaratan darurat di Rajkot setelah terdeteksi asap mencurigakan, sehingga 194 penumpang berhasil dievakuasi dengan aman. Peristiwa ini menyoroti risiko baterai lithium yang masih berlangsung dan berpotensi memicu pengawasan ulang dari DGCA, yang dapat memengaruhi protokol keselamatan penerbangan di rute internasional tersibuk di India.