
France-Visas, portal resmi pemerintah untuk pengajuan visa, telah mengumumkan bahwa mulai 1 Agustus 2026, jumlah minimum dana yang harus dibuktikan oleh calon mahasiswa internasional untuk visa pelajar jangka panjang (VLS-TS) akan naik menjadi €877,50 per bulan. Batas baru ini setara dengan 70% dari upah minimum bulanan di Prancis dan naik sekitar 8% dari angka sebelumnya sebesar €812, sebagai respons terhadap kenaikan biaya hidup dan perumahan yang tercatat oleh INSEE selama setahun terakhir.
Perubahan ini berdampak pada puluhan ribu mahasiswa dari luar Wilayah Ekonomi Eropa, termasuk mereka yang terdaftar di program bisnis berbahasa Inggris dan program gelar bersama Erasmus Mundus yang mengharuskan masa tinggal awal di Prancis. Mahasiswa dapat memenuhi persyaratan ini melalui tabungan pribadi, jaminan bank, surat sponsor yang telah dinotariskan, atau bukti beasiswa yang mencakup biaya hidup.
Universitas menyambut baik pemberitahuan yang diberikan empat hari sebelumnya, namun memperingatkan bahwa beberapa pelamar yang terlambat, terutama dari pasar negara berkembang, mungkin kesulitan melengkapi bukti keuangan sebelum jadwal wawancara konsuler. Tim penerimaan sekolah bisnis pun mendorong mahasiswa baru untuk segera mengunggah sertifikat bank terbaru ke portal France-Visas dan menjadwalkan kedatangan lebih awal guna menyelesaikan kontrak akomodasi.
Bagi perusahaan multinasional yang mensponsori magang dan pelatihan kerja, kenaikan batas ini kemungkinan akan meningkatkan besaran tunjangan atau mewajibkan perusahaan menyediakan surat keterangan akomodasi resmi. Konsultan imigrasi menyarankan departemen HR untuk segera memperbarui surat dukungan dan perencanaan anggaran agar terhindar dari penolakan visa mendadak yang dapat menunda proses onboarding pada bulan September.
Kementerian Dalam Negeri belum mengumumkan kenaikan serupa untuk kategori visa lain seperti program “passeport talent”, namun para pengamat memperkirakan penyesuaian terkait indeks akan diumumkan dalam siklus anggaran musim gugur nanti.
Perubahan ini berdampak pada puluhan ribu mahasiswa dari luar Wilayah Ekonomi Eropa, termasuk mereka yang terdaftar di program bisnis berbahasa Inggris dan program gelar bersama Erasmus Mundus yang mengharuskan masa tinggal awal di Prancis. Mahasiswa dapat memenuhi persyaratan ini melalui tabungan pribadi, jaminan bank, surat sponsor yang telah dinotariskan, atau bukti beasiswa yang mencakup biaya hidup.
Universitas menyambut baik pemberitahuan yang diberikan empat hari sebelumnya, namun memperingatkan bahwa beberapa pelamar yang terlambat, terutama dari pasar negara berkembang, mungkin kesulitan melengkapi bukti keuangan sebelum jadwal wawancara konsuler. Tim penerimaan sekolah bisnis pun mendorong mahasiswa baru untuk segera mengunggah sertifikat bank terbaru ke portal France-Visas dan menjadwalkan kedatangan lebih awal guna menyelesaikan kontrak akomodasi.
Bagi perusahaan multinasional yang mensponsori magang dan pelatihan kerja, kenaikan batas ini kemungkinan akan meningkatkan besaran tunjangan atau mewajibkan perusahaan menyediakan surat keterangan akomodasi resmi. Konsultan imigrasi menyarankan departemen HR untuk segera memperbarui surat dukungan dan perencanaan anggaran agar terhindar dari penolakan visa mendadak yang dapat menunda proses onboarding pada bulan September.
Kementerian Dalam Negeri belum mengumumkan kenaikan serupa untuk kategori visa lain seperti program “passeport talent”, namun para pengamat memperkirakan penyesuaian terkait indeks akan diumumkan dalam siklus anggaran musim gugur nanti.
Bagaimana VisaHQ dapat membantu
VisaHQ menyederhanakan proses pengajuan visa bagi perorangan dan perusahaan. Periksa persyaratan perjalanan terkini, siapkan dokumen yang diperlukan, dan kelola pengajuan Anda secara online melalui portal VisaHQ untuk Perancis.Lebih Banyak Dari Perancis
Lihat semua
Prancis Pastikan Kontrol Perbatasan Schengen Internal Tetap Berlaku Hingga 31 Oktober Jelang Persiapan Keamanan G7
Prancis Perbarui Halaman Working-Holiday (Programme Vacances-Travail) dengan Kuota 2026 dan Panduan Praktis