
Awan abu vulkanik yang mengepul dari Gunung Etna di Sisilia membuat penerbangan di Bandara Catania dihentikan pada hari Minggu, sehingga flydubai membatalkan penerbangan harian Dubai–Catania (FZ1501/FZ1502). Gulf News mengonfirmasi kedua penerbangan tersebut dicatat sebagai ‘dibatalkan’ pada 27 September 2026 setelah operator bandara memperpanjang penghentian operasi hingga pukul 23:59 waktu setempat. Maskapai berbiaya rendah ini mengimbau penumpang untuk memantau pemberitahuan melalui SMS dan email sebelum menuju bandara. Letusan Gunung Etna yang sering terjadi sudah lama menjadi kendala bagi maskapai yang melayani wilayah timur Sisilia, namun gangguan ini juga berdampak lebih luas pada konektivitas UAE-Eropa di akhir musim panas puncak. Operator tur yang melayani wisatawan Italia keluar negeri—serta warga UAE yang mencari pelarian dari panasnya Teluk—harus menghadapi biaya pengalihan rute dan kemungkinan klaim penginapan ulang. Para pelaku bisnis yang menghadiri pameran dagang musim gugur di Italia selatan kini harus mempertimbangkan jalur darat alternatif ke Palermo atau pusat-pusat utama di daratan. Meskipun hanya dua penerbangan yang dibatalkan, konsultan penerbangan OAG mencatat bahwa rute Dubai–Catania juga menghubungkan pengiriman kargo dan barang mudah rusak, termasuk ekspor produk pertanian Sisilia yang menuju pusat distribusi Timur Tengah. “Penutupan bahkan selama sehari saja bisa berdampak besar pada rantai pasok tepat waktu,” ujar analis OAG, Lara Giordano. Pilihan darurat flydubai meliputi pemesanan ulang pada layanan Emirates melalui Roma atau Milan, atau menawarkan pengembalian dana. Para pelancong juga disarankan memeriksa cakupan asuransi; sebagian besar polis perjalanan bisnis menganggap abu vulkanik sebagai ‘bencana alam,’ sehingga memungkinkan klaim biaya tambahan jika didokumentasikan dengan benar. Pihak berwenang setempat akan menilai ulang data kualitas udara sebelum membuka kembali landasan pacu Catania. Jika penutupan berlangsung beberapa hari, maskapai mungkin harus memindahkan pesawat atau menyesuaikan jadwal kru, yang berpotensi mengurangi ketersediaan kursi pada rute Italia lainnya dari UAE.
Sumber: Gulf News