
Setelah serangan drone di Bandara Internasional King Khalid Riyadh yang menewaskan satu warga India dan menghentikan penerbangan, Kedutaan Besar India di Arab Saudi mengeluarkan imbauan terbaru pada 13 Oktober 2026 yang meminta seluruh warga India di Kerajaan untuk “tetap di dalam rumah, hindari menyebarkan video yang belum terverifikasi, dan periksa status penerbangan sebelum bepergian.” Konsulat Jenderal di Jeddah juga mengeluarkan pemberitahuan serupa khusus untuk jamaah umrah.
Poin Penting
• Air India, Air India Express, Akasa Air, dan IndiGo menangguhkan layanan ke Riyadh, Dammam, dan Jeddah hingga setidaknya 17 Oktober. Penumpang dapat memilih rute alternatif melalui Doha atau Manama, namun harus memiliki visa yang diperlukan.
• Ruang kendali 24 jam telah diaktifkan di Riyadh (+966-11-4884697) dan Jeddah (+966-12-6673371) untuk bantuan darurat.
• Warga India diimbau untuk tidak menyebarkan rekaman serangan di media sosial karena dapat melanggar undang-undang siber Arab Saudi.
Dampak Bisnis dan Mobilitas
Lebih dari dua juta profesional India bekerja di Arab Saudi, yang merupakan titik transit penting di rute Eropa–India. Perusahaan disarankan meninjau rencana evakuasi dan mempertimbangkan opsi kerja jarak jauh sementara bagi staf yang terjebak di Kerajaan. Proyek yang bergantung pada rotasi insinyur melalui Riyadh dianjurkan mengalihkan personel lewat Dubai sampai jadwal penerbangan kembali normal.
Tips Manajemen Perjalanan
1. Periksa NOTAM GCAA setiap hari; penangguhan penerbangan bersifat bergulir dan kebijakan pembebasan biaya berbeda antar maskapai.
2. Pastikan karyawan memiliki visa Schengen multi-masuk atau visa Qatar jika perlu reroute lewat darat atau negara ketiga.
3. Sebarkan nomor hotline kedutaan melalui SMS ke semua nomor ponsel yang terdaftar di Arab Saudi.
Prospek Ke Depan
Pejabat kedutaan menyatakan akan mengeluarkan imbauan tambahan di X (@IndianEmbRiyadh) seiring perkembangan situasi keamanan. Peninjauan penerbangan yang ditangguhkan diperkirakan dilakukan setelah 17 Oktober, namun analis penerbangan sipil memperingatkan bahwa aktivitas misil lebih lanjut dapat memperpanjang gangguan.
Poin Penting
• Air India, Air India Express, Akasa Air, dan IndiGo menangguhkan layanan ke Riyadh, Dammam, dan Jeddah hingga setidaknya 17 Oktober. Penumpang dapat memilih rute alternatif melalui Doha atau Manama, namun harus memiliki visa yang diperlukan.
• Ruang kendali 24 jam telah diaktifkan di Riyadh (+966-11-4884697) dan Jeddah (+966-12-6673371) untuk bantuan darurat.
• Warga India diimbau untuk tidak menyebarkan rekaman serangan di media sosial karena dapat melanggar undang-undang siber Arab Saudi.
Dampak Bisnis dan Mobilitas
Lebih dari dua juta profesional India bekerja di Arab Saudi, yang merupakan titik transit penting di rute Eropa–India. Perusahaan disarankan meninjau rencana evakuasi dan mempertimbangkan opsi kerja jarak jauh sementara bagi staf yang terjebak di Kerajaan. Proyek yang bergantung pada rotasi insinyur melalui Riyadh dianjurkan mengalihkan personel lewat Dubai sampai jadwal penerbangan kembali normal.
Tips Manajemen Perjalanan
1. Periksa NOTAM GCAA setiap hari; penangguhan penerbangan bersifat bergulir dan kebijakan pembebasan biaya berbeda antar maskapai.
2. Pastikan karyawan memiliki visa Schengen multi-masuk atau visa Qatar jika perlu reroute lewat darat atau negara ketiga.
3. Sebarkan nomor hotline kedutaan melalui SMS ke semua nomor ponsel yang terdaftar di Arab Saudi.
Prospek Ke Depan
Pejabat kedutaan menyatakan akan mengeluarkan imbauan tambahan di X (@IndianEmbRiyadh) seiring perkembangan situasi keamanan. Peninjauan penerbangan yang ditangguhkan diperkirakan dilakukan setelah 17 Oktober, namun analis penerbangan sipil memperingatkan bahwa aktivitas misil lebih lanjut dapat memperpanjang gangguan.
Sumber: Times of India / Economic Times
Bagaimana VisaHQ dapat membantu
VisaHQ menyederhanakan proses pengajuan visa untuk individu dan bisnis. Periksa persyaratan perjalanan saat ini, siapkan dokumen yang diperlukan, dan kelola aplikasi Anda secara online melalui portal VisaHQ India.Lebih Banyak Dari India
Lihat semua
Kedutaan Besar India Imbau Warga di Arab Saudi untuk Berlindung Saat Serangan Houthi Menghentikan Penerbangan Darat
Bhubaneswar dan Port Blair Ditambahkan sebagai Bandara Masuk e-Visa, Konfirmasi Kedutaan Besar India di Moskow