China Pasang Jalur ‘Bea Cukai Pintar’ dengan Teknologi Pengenalan Wajah di 12 Titik Masuk Utama
Washington Perketat Pemeriksaan Kesehatan dan Keuangan untuk Visa AS—Pemohon dari China Hadapi Hambatan Baru
Otoritas Pelabuhan Shenzhen Rencanakan Peningkatan Perbatasan Pintar dalam Dialog dengan Legislator
Berita Terbaru
China Resmi Luncurkan “K-Visa” Inovatif untuk Menarik Talenta Teknologi Global
China telah meluncurkan K-Visa yang sudah lama dinantikan, yaitu izin masuk berganda selama lima tahun yang memungkinkan talenta teknologi asing masuk tanpa perlu tawaran pekerjaan dan kemudian dapat diubah menjadi izin tinggal permanen. Langkah ini bertujuan untuk mengatasi kekurangan keterampilan di bidang AI, chip, dan robotika seiring meningkatnya hambatan imigrasi di AS. Perusahaan dapat lebih cepat menempatkan para spesialis, namun tetap harus mengelola formalitas pemberitahuan kerja dan tantangan dalam mempertahankan tenaga kerja.
IndiGo Resmikan Layanan Harian Delhi–Guangzhou, Pulihkan Koridor Ibukota ke Sungai Mutiara
IndiGo telah memulai penerbangan nonstop harian antara Delhi dan Guangzhou, memangkas waktu perjalanan dan menandai normalisasi bertahap mobilitas antara India dan China. Rute ini diperkirakan akan meningkatkan perjalanan bisnis dan memberikan pilihan baru bagi perusahaan multinasional untuk perpindahan karyawan antara dua pusat produksi terbesar di Asia.
Partisipasi Luar Negeri Pecahkan Rekor di Pameran Impor Internasional China ke-8, Soroti Kemudahan Skema Masuk
Pameran CIIE di Shanghai ditutup dengan jumlah peserta pameran asing terbanyak sepanjang sejarah dan serangkaian kemudahan imigrasi percobaan — mulai dari perluasan bebas visa hingga perpanjangan visa langsung di lokasi. Acara ini memberikan gambaran bagaimana China mungkin akan mengadopsi mobilitas cepat untuk acara korporat berskala besar secara luas.
Perjanjian Codeshare antara IndiGo dan China Southern Hadirkan Jaringan Tiket Tunggal ke 24 Kota
IndiGo dan China Southern menjalin kerja sama codeshare yang luas, memungkinkan perjalanan dengan satu tiket melintasi 24 kota di China dan India. Kesepakatan ini mempermudah mobilitas pelancong bisnis yang menuju pusat manufaktur sekunder serta membuka peluang baru untuk penawaran tarif volume.