Pemogokan pilot Lufthansa batalkan lebih dari 900 penerbangan dan ganggu perjalanan bisnis di Jerman
Studi Baru Ungkap Ketimpangan Tajam dalam Akses Janji Temu Visa Jerman
Deportasi Jerman Naik 18% Saat Kementerian Dalam Negeri Perkuat Sikap Tegas Terhadap Migrasi
Berita Terbaru
Berlin meluncurkan ‘Masterplan Infrastruktur Pengisian 2030’ untuk menjamin masa depan koridor perjalanan kendaraan listrik
Rencana Induk Infrastruktur Pengisian Daya Jerman 2030 yang baru, dirilis pada 24 November, memaparkan 41 langkah untuk mempercepat penyebaran pengisi daya kendaraan listrik, termasuk koridor berdaya tinggi untuk truk dan dasbor ketersediaan waktu nyata—peningkatan yang akan mempermudah perjalanan domestik dan bisnis lintas batas.
Jerman Luncurkan ‘Badan Kerja dan Tinggal’ untuk Permudah Imigrasi Tenaga Kerja Terampil
Kabinet Jerman telah menyetujui rencana pembentukan ‘Badan Kerja dan Tinggal’ yang akan menciptakan portal digital tunggal untuk semua proses imigrasi pekerja terampil, sehingga secara drastis mengurangi tumpukan dokumen dan waktu tunggu. Para pemberi kerja dan pekerja akan mengajukan dokumen sekali saja dan dapat melacak status aplikasi secara online, sementara pusat bantuan di Bandara Frankfurt akan menangani masalah mendadak. Reformasi ini diharapkan mempercepat proses visa dan meningkatkan daya saing Jerman dalam menarik talenta global.
Studi IW Baru Peringatkan: Jerman Harus Fokus pada Retensi, Bukan Hanya Rekrutmen, Talenta Asing
Laporan IW Cologne yang dirilis pada 24 November menemukan bahwa 40% tenaga profesional asing di wilayah Hutan Hitam Utara berencana meninggalkan Jerman dalam lima tahun ke depan, meskipun terjadi kekurangan tenaga kerja yang parah. Studi ini mendesak pelaku bisnis dan pembuat kebijakan untuk memprioritaskan integrasi dan retensi—melalui percepatan pengakuan kualifikasi, penyediaan perumahan, dan dukungan bagi pasangan—jika Jerman ingin memenuhi kebutuhan tenaga kerja di masa depan.
Jerman menghadapi tekanan politik seiring jumlah pencari suaka yang ditolak melampaui 934.000 orang
*Focus Online* melaporkan bahwa 934.553 pencari suaka yang ditolak masih berada di Jerman, memicu kembali perdebatan mengenai logistik deportasi dan pengawasan perbatasan. Pengungkapan ini memperburuk ketegangan politik dan berpotensi memicu pemeriksaan dokumen yang lebih ketat bagi semua pelancong dari negara ketiga, termasuk pengunjung bisnis dan ekspatriat.