
Capago, mitra pengelola visa luar negeri Prancis di Aljazair, mengumumkan bahwa portal online France-Visas akan ditutup dua kali untuk “pemeliharaan teknis besar”—pada Rabu, 3 Desember pukul 15:30 hingga 19:30 dan Selasa, 9 Desember pukul 06:00 hingga 09:00. Selama periode empat jam ini, para pelancong tidak dapat membuat berkas visa, membayar biaya, memesan janji temu, maupun melacak status aplikasi.
Karena setiap pemohon visa dari Aljazair—baik turis, pelajar, maupun pemegang izin kerja—harus mendaftar terlebih dahulu melalui portal sebelum melakukan biometrik, penutupan ini berpotensi menyebabkan penundaan berantai di musim liburan Natal yang sibuk. Capago menyatakan bahwa janji temu yang jatuh pada masa pemeliharaan akan dijadwalkan ulang secara otomatis, namun memperingatkan bahwa ketidakhadiran akan menyebabkan kehilangan slot, yang bisa menunda keberangkatan hingga Januari.
Tim mobilitas perusahaan yang memindahkan staf dari Aljir, Oran, atau Annaba ke lokasi di Prancis disarankan menyiapkan waktu tambahan minimal satu minggu untuk proses penerbitan visa. Maskapai melaporkan tingkat keterisian kursi di atas 90% pada penerbangan akhir tahun, sehingga pemesanan ulang mendadak bisa sangat mahal. Perusahaan dengan tugas mendesak disarankan mengajukan berkas sebelum 2 Desember atau menunggu hingga setelah 9 Desember untuk menghindari gangguan sistem.
Kejadian ini menyoroti kerentanan proses visa digital Prancis yang sepenuhnya online. Meski portal meningkatkan transparansi, jadwal pemeliharaan yang sering diumumkan mendadak dapat mengganggu jadwal keberangkatan yang ketat. Perencana SDM diimbau untuk memantau pemberitahuan dari Capago dan menyiapkan waktu cadangan dalam perencanaan proyek.
Karena setiap pemohon visa dari Aljazair—baik turis, pelajar, maupun pemegang izin kerja—harus mendaftar terlebih dahulu melalui portal sebelum melakukan biometrik, penutupan ini berpotensi menyebabkan penundaan berantai di musim liburan Natal yang sibuk. Capago menyatakan bahwa janji temu yang jatuh pada masa pemeliharaan akan dijadwalkan ulang secara otomatis, namun memperingatkan bahwa ketidakhadiran akan menyebabkan kehilangan slot, yang bisa menunda keberangkatan hingga Januari.
Tim mobilitas perusahaan yang memindahkan staf dari Aljir, Oran, atau Annaba ke lokasi di Prancis disarankan menyiapkan waktu tambahan minimal satu minggu untuk proses penerbitan visa. Maskapai melaporkan tingkat keterisian kursi di atas 90% pada penerbangan akhir tahun, sehingga pemesanan ulang mendadak bisa sangat mahal. Perusahaan dengan tugas mendesak disarankan mengajukan berkas sebelum 2 Desember atau menunggu hingga setelah 9 Desember untuk menghindari gangguan sistem.
Kejadian ini menyoroti kerentanan proses visa digital Prancis yang sepenuhnya online. Meski portal meningkatkan transparansi, jadwal pemeliharaan yang sering diumumkan mendadak dapat mengganggu jadwal keberangkatan yang ketat. Perencana SDM diimbau untuk memantau pemberitahuan dari Capago dan menyiapkan waktu cadangan dalam perencanaan proyek.
Sumber: VisaHQ