
Dorongan Hong Kong untuk menghidupkan kembali perjalanan lintas batas tampaknya mulai membuahkan hasil. Data pemerintah yang dirilis pada 1 Desember menunjukkan penjualan ritel pada Oktober naik 6,9% secara tahunan menjadi HK$35,2 miliar, didorong terutama oleh lonjakan kedatangan wisatawan sebesar 12,2% menjadi 4,59 juta orang. Wisatawan dari daratan utama mencapai 3,45 juta kunjungan, naik 10% dibandingkan 2024, sementara kedatangan jarak jauh dari Asia Tenggara dan Timur Tengah mencatat pertumbuhan dua digit dari basis yang kecil.
Sektor perhiasan, jam tangan, dan hadiah mewah—yang sangat terkait dengan pengeluaran wisatawan—naik 9,5%. Mode jalanan akhirnya kembali ke zona positif, naik tipis 0,9% setelah beberapa bulan mengalami kontraksi. Data ini mengonfirmasi bahwa langkah-langkah seperti memperluas izin masuk berganda bagi penduduk Shenzhen dan meluncurkan rangkaian acara “Night Vibes Hong Kong” berhasil mendorong pengeluaran konsumen secara nyata.
Analis dari DBS menyatakan bahwa pemulihan yang berkelanjutan ini memperkuat alasan bagi perusahaan untuk melanjutkan pertemuan regional dan perjalanan insentif di kota ini. Para pengelola hotel melaporkan tarif kamar rata-rata harian 15% lebih tinggi dibandingkan tahun lalu, dan Cathay Pacific berencana mengoperasikan 95% kapasitas penumpang pra-pandemi pada Tahun Baru Imlek 2026.
Namun, tantangan masih ada: volume ritel selama sepuluh bulan pertama 2025 masih 1,5% lebih rendah dari tahun sebelumnya, dan nilai tukar dolar Hong Kong yang kuat bisa menekan tur belanja dari luar. Bisnis yang bergantung pada pariwisata disarankan untuk mengamankan staf musim puncak lebih awal, karena kekurangan tenaga kerja di sektor makanan & minuman serta housekeeping hotel masih berlanjut.
Bagi manajer mobilitas, peningkatan ini menandakan bahwa para pekerja yang ditugaskan dan pelancong sering akan kembali menghadapi penerbangan yang penuh dan ketersediaan hotel yang ketat dalam siklus anggaran 2026.
Sektor perhiasan, jam tangan, dan hadiah mewah—yang sangat terkait dengan pengeluaran wisatawan—naik 9,5%. Mode jalanan akhirnya kembali ke zona positif, naik tipis 0,9% setelah beberapa bulan mengalami kontraksi. Data ini mengonfirmasi bahwa langkah-langkah seperti memperluas izin masuk berganda bagi penduduk Shenzhen dan meluncurkan rangkaian acara “Night Vibes Hong Kong” berhasil mendorong pengeluaran konsumen secara nyata.
Analis dari DBS menyatakan bahwa pemulihan yang berkelanjutan ini memperkuat alasan bagi perusahaan untuk melanjutkan pertemuan regional dan perjalanan insentif di kota ini. Para pengelola hotel melaporkan tarif kamar rata-rata harian 15% lebih tinggi dibandingkan tahun lalu, dan Cathay Pacific berencana mengoperasikan 95% kapasitas penumpang pra-pandemi pada Tahun Baru Imlek 2026.
Namun, tantangan masih ada: volume ritel selama sepuluh bulan pertama 2025 masih 1,5% lebih rendah dari tahun sebelumnya, dan nilai tukar dolar Hong Kong yang kuat bisa menekan tur belanja dari luar. Bisnis yang bergantung pada pariwisata disarankan untuk mengamankan staf musim puncak lebih awal, karena kekurangan tenaga kerja di sektor makanan & minuman serta housekeeping hotel masih berlanjut.
Bagi manajer mobilitas, peningkatan ini menandakan bahwa para pekerja yang ditugaskan dan pelancong sering akan kembali menghadapi penerbangan yang penuh dan ketersediaan hotel yang ketat dalam siklus anggaran 2026.
Sumber: Reuters
Bagaimana VisaHQ dapat membantu
VisaHQ menyederhanakan proses pengajuan visa bagi perorangan dan perusahaan. Periksa persyaratan perjalanan terkini, siapkan dokumen yang diperlukan, dan kelola pengajuan Anda secara online melalui portal VisaHQ untuk Hong Kong.Lebih Banyak Dari Hong Kong
Lihat semua
Satuan Tugas Hapus Biaya Visa dan Percepat Dokumen Perjalanan dalam Paket Bantuan Kebakaran yang Lebih Luas
Cathay Pacific menghentikan operasional A350 setelah insiden benturan ekor, menyebabkan kekurangan kapasitas sementara pada rute Hong Kong