Ombudswoman Soroti Kesenjangan ID Digital yang Menghalangi Pencari Suaka Akses Layanan Digital Siprus
Perangkat Lunak 'Larangan Keluar' Bandara yang Diusulkan Picu Kontroversi Privasi di Nicosia
Bandara di Siprus Lampaui 13 Juta Penumpang, Menandai Era Mobilitas Baru
Berita Terbaru
Ombudsman Siprus Peringatkan: Pemerintahan Digital Membuat Pencari Suaka Kehilangan Hak Dasar
Ombudsman Siprus menyatakan bahwa pencari suaka secara efektif dilarang mengakses semua platform e-government karena sistem CY-Login tidak dapat memverifikasi dokumen identitas mereka. Kekurangan ini menghalangi akses mereka ke pekerjaan, tunjangan, dan pendidikan, menimbulkan kekhawatiran serius terkait hak asasi manusia dan pasar tenaga kerja bagi para pemberi kerja yang mempekerjakan pencari suaka.
Perangkat Lunak Larangan Keluar Bandara Picu Perseteruan Antara Kementerian Keuangan dan Kementerian Perhubungan
Anggota DPR menemukan bahwa perangkat lunak baru yang didanai melalui program kamera kecepatan di Siprus memungkinkan polisi menghentikan pelancong dengan denda belum dibayar agar tidak meninggalkan bandara Larnaca atau Paphos. Pernyataan kementerian yang saling bertentangan menimbulkan kekhawatiran hukum dan privasi, serta berpotensi memengaruhi penumpang bisnis dan wisata yang akan berangkat.
Bandara Siprus Lampaui 13 Juta Penumpang, Menegaskan Pertumbuhan Konektivitas yang Pesat
Bandara Larnaca dan Paphos menyambut penumpang ke-13 juta tahun 2025 pada 2 Desember—sebuah rekor yang menegaskan percepatan konektivitas udara Siprus. Pertumbuhan ini memperluas pilihan perjalanan bagi pekerja korporat dan mendukung aspirasi ekonomi serta keanggotaan Schengen pulau tersebut.