
Bandara Dubai telah mengaktifkan kerangka kerja komando dan pengendalian ‘oneDXB’ setelah merevisi perkiraan penumpang menjadi rekor 312.000 pada 28 Desember—hari tersibuk dalam sejarah 64 tahun bandara ini. Rencana ini menggabungkan maskapai penerbangan, imigrasi, bea cukai, kepolisian, dan Dubai Metro dalam satu ruang operasi untuk menjaga waktu antrean di bawah 20 menit dan pengiriman bagasi dalam 35 menit.
Gerbang Pintar, terowongan biometrik ‘Red Carpet’ milik Emirates, serta perpanjangan jam operasional Metro menjadi inti strategi ini, sementara pengelola lalu lintas akan mengalihkan kendaraan pribadi dari titik-titik kemacetan. Keluarga dengan anak di atas 12 tahun dianjurkan menggunakan Gerbang Pintar, dan penduduk yang akan berangkat diminta tiba tiga jam sebelum keberangkatan.
Bagi perencana mobilitas korporat, pesannya jelas: keberangkatan di bulan Desember memerlukan waktu cadangan lebih besar, dan eksekutif yang berkunjung disarankan menyelesaikan formalitas visa secara online sebelum tiba di terminal. Perusahaan yang mengirim kargo sensitif waktu melalui bagasi pesawat harus mengonfirmasi ulang batas waktu pengiriman karena kemacetan di area bongkar muat meningkat.
Lonjakan ini menegaskan kebangkitan DXB pasca pandemi dan mengukuhkan posisi UAE sebagai pusat penerbangan global, sekaligus menunjukkan kompleksitas logistik dalam menangani puncak liburan di tengah cuaca musim dingin yang tidak menentu.
Gerbang Pintar, terowongan biometrik ‘Red Carpet’ milik Emirates, serta perpanjangan jam operasional Metro menjadi inti strategi ini, sementara pengelola lalu lintas akan mengalihkan kendaraan pribadi dari titik-titik kemacetan. Keluarga dengan anak di atas 12 tahun dianjurkan menggunakan Gerbang Pintar, dan penduduk yang akan berangkat diminta tiba tiga jam sebelum keberangkatan.
Bagi perencana mobilitas korporat, pesannya jelas: keberangkatan di bulan Desember memerlukan waktu cadangan lebih besar, dan eksekutif yang berkunjung disarankan menyelesaikan formalitas visa secara online sebelum tiba di terminal. Perusahaan yang mengirim kargo sensitif waktu melalui bagasi pesawat harus mengonfirmasi ulang batas waktu pengiriman karena kemacetan di area bongkar muat meningkat.
Lonjakan ini menegaskan kebangkitan DXB pasca pandemi dan mengukuhkan posisi UAE sebagai pusat penerbangan global, sekaligus menunjukkan kompleksitas logistik dalam menangani puncak liburan di tengah cuaca musim dingin yang tidak menentu.
Sumber: VisaHQ Global Mobility News