
Para pelancong yang menggunakan dua bandara di Dubai menghadapi serangkaian perubahan jadwal mendadak setelah 14 penerbangan dibatalkan antara 15 hingga 17 Desember. Data yang dikumpulkan oleh pelacak industri FlightAware dan dikonfirmasi oleh otoritas bandara menunjukkan layanan yang dioperasikan oleh Emirates, Qatar Airways, Air Canada, Flydubai, dan lainnya dibatalkan secara tiba-tiba, memengaruhi koneksi ke Hong Kong, Guangzhou, Hanoi, Toronto, Amman, Doha, Riyadh, Cochin, dan Tel Aviv.
Di Al Maktoum International (DWC), Emirates membatalkan semua penerbangan kargo ke Hong Kong, Guangzhou, dan Hanoi, sementara Qatar Airways membatalkan penerbangan kargo ke Doha. Di Dubai International (DXB), Air Canada membatalkan penerbangan 13 jam ke Toronto, Flydubai menangguhkan penerbangan regional ke Larestan, dan Saudi, Royal Jordanian, serta Seajets menghentikan beberapa layanan.
Meskipun belum ada penyebab tunggal yang disebutkan, sumber industri menyebutkan dampak berantai dari sistem cuaca musim dingin di Asia dan keterbatasan jadwal kru sebagai penyebab maskapai berusaha memenuhi permintaan musim liburan. Pembatalan ini membuat ratusan pelancong bisnis harus mencari rute alternatif, dengan beberapa terpaksa menginap di Dubai karena penerbangan berikutnya hampir penuh.
Langkah praktis bagi tim mobilitas meliputi pemantauan proaktif pesan GDS, mengirimkan peringatan waktu nyata kepada staf yang bepergian, dan memanfaatkan kebijakan pembatalan maskapai yang memungkinkan pemesanan ulang tanpa denda. Untuk perjalanan yang sangat penting—seperti mobilisasi proyek atau roadshow eksekutif—perusahaan mungkin perlu mempertimbangkan rute alternatif melalui Abu Dhabi atau hub regional di Muscat dan Doha.
Dengan DXB yang sudah memprediksi lonjakan penumpang tertinggi akhir bulan ini, kejadian ini menyoroti kerentanan jadwal akhir tahun dan pentingnya perencanaan darurat bagi para penugasan dan klien yang berkunjung.
Di Al Maktoum International (DWC), Emirates membatalkan semua penerbangan kargo ke Hong Kong, Guangzhou, dan Hanoi, sementara Qatar Airways membatalkan penerbangan kargo ke Doha. Di Dubai International (DXB), Air Canada membatalkan penerbangan 13 jam ke Toronto, Flydubai menangguhkan penerbangan regional ke Larestan, dan Saudi, Royal Jordanian, serta Seajets menghentikan beberapa layanan.
Meskipun belum ada penyebab tunggal yang disebutkan, sumber industri menyebutkan dampak berantai dari sistem cuaca musim dingin di Asia dan keterbatasan jadwal kru sebagai penyebab maskapai berusaha memenuhi permintaan musim liburan. Pembatalan ini membuat ratusan pelancong bisnis harus mencari rute alternatif, dengan beberapa terpaksa menginap di Dubai karena penerbangan berikutnya hampir penuh.
Langkah praktis bagi tim mobilitas meliputi pemantauan proaktif pesan GDS, mengirimkan peringatan waktu nyata kepada staf yang bepergian, dan memanfaatkan kebijakan pembatalan maskapai yang memungkinkan pemesanan ulang tanpa denda. Untuk perjalanan yang sangat penting—seperti mobilisasi proyek atau roadshow eksekutif—perusahaan mungkin perlu mempertimbangkan rute alternatif melalui Abu Dhabi atau hub regional di Muscat dan Doha.
Dengan DXB yang sudah memprediksi lonjakan penumpang tertinggi akhir bulan ini, kejadian ini menyoroti kerentanan jadwal akhir tahun dan pentingnya perencanaan darurat bagi para penugasan dan klien yang berkunjung.
Sumber: Travel and Tour World
Bagaimana VisaHQ dapat membantu
VisaHQ menyederhanakan proses pengajuan visa bagi perorangan dan perusahaan. Periksa persyaratan perjalanan terkini, siapkan dokumen yang diperlukan, dan kelola pengajuan Anda secara online melalui portal VisaHQ untuk Uni Emirat Arab.Lebih Banyak Dari Uni Emirat Arab
Lihat semua
UAE Merevisi Pajak Perusahaan, PPN, dan Undang-Undang Perusahaan untuk Meningkatkan Daya Saing
Kementerian Tenaga Kerja Selesaikan 13 Juta Transaksi Berbasis AI, Proses Izin Kerja Dipangkas Jadi Satu Detik