
Collinson International—operator di balik LoungeKey dan Priority Pass—bersama platform insentif berbasis di Hong Kong, On-us, mengumumkan kemitraan yang memungkinkan pemegang kartu Visa di Asia-Pasifik yang memenuhi syarat untuk membuka akses lebih dari 1.800 lounge bandara dan pengalaman tambahan secara otomatis setelah melakukan pengeluaran tertentu. Diumumkan di Hong Kong pada 18 Desember, kesepakatan ini mengintegrasikan teknologi Smart E-Voucher dari On-us ke dalam jaringan lounge Collinson, mengirimkan satu kali QR pass LoungeKey kepada para pelancong melalui SMS atau email beberapa detik setelah transaksi Visa mereka terverifikasi.
Berbeda dengan program akses lounge tradisional yang mengandalkan nomor keanggotaan timbul atau pendaftaran sebelumnya, model baru ini tidak bergantung pada akun: penerbit kartu di Hong Kong dapat menentukan sendiri pemicu pengeluaran atau tingkatan kartu, dan pengiriman dilakukan sepenuhnya secara digital. Collinson menyatakan langkah ini merespons riset pasca-pandemi yang menunjukkan bahwa layanan bandara premium kini menjadi manfaat perjalanan paling dihargai oleh pelanggan kartu kredit di APAC.
Bagi tim mobilitas global, perubahan ini mempermudah cara pelancong sering mendapatkan tempat istirahat selama perjalanan dengan banyak segmen: tidak perlu kartu fisik tambahan atau pendaftaran aplikasi, sehingga mengurangi risiko karyawan terjebak di terminal yang padat tanpa akses lounge. Pengendali keuangan juga dapat menegosiasikan ambang batas khusus—misalnya mengaktifkan manfaat hanya saat tiket dibeli melalui alat pemesanan perjalanan perusahaan—untuk mengoptimalkan rebate kartu.
Kemitraan ini sudah berlaku di Hong Kong, Singapura, dan Taiwan, dan akan diperluas ke Malaysia serta Filipina pada awal 2026. Pemegang kartu disarankan memeriksa syarat penerbit terkait ambang pengeluaran, MCC yang memenuhi syarat, dan tanggal blackout sebelum menganggap akses lounge dijamin.
Berbeda dengan program akses lounge tradisional yang mengandalkan nomor keanggotaan timbul atau pendaftaran sebelumnya, model baru ini tidak bergantung pada akun: penerbit kartu di Hong Kong dapat menentukan sendiri pemicu pengeluaran atau tingkatan kartu, dan pengiriman dilakukan sepenuhnya secara digital. Collinson menyatakan langkah ini merespons riset pasca-pandemi yang menunjukkan bahwa layanan bandara premium kini menjadi manfaat perjalanan paling dihargai oleh pelanggan kartu kredit di APAC.
Bagi tim mobilitas global, perubahan ini mempermudah cara pelancong sering mendapatkan tempat istirahat selama perjalanan dengan banyak segmen: tidak perlu kartu fisik tambahan atau pendaftaran aplikasi, sehingga mengurangi risiko karyawan terjebak di terminal yang padat tanpa akses lounge. Pengendali keuangan juga dapat menegosiasikan ambang batas khusus—misalnya mengaktifkan manfaat hanya saat tiket dibeli melalui alat pemesanan perjalanan perusahaan—untuk mengoptimalkan rebate kartu.
Kemitraan ini sudah berlaku di Hong Kong, Singapura, dan Taiwan, dan akan diperluas ke Malaysia serta Filipina pada awal 2026. Pemegang kartu disarankan memeriksa syarat penerbit terkait ambang pengeluaran, MCC yang memenuhi syarat, dan tanggal blackout sebelum menganggap akses lounge dijamin.
Sumber: PR Newswire Asia
Bagaimana VisaHQ dapat membantu
VisaHQ menyederhanakan proses pengajuan visa bagi perorangan dan perusahaan. Periksa persyaratan perjalanan terkini, siapkan dokumen yang diperlukan, dan kelola pengajuan Anda secara online melalui portal VisaHQ untuk Hong Kong.Lebih Banyak Dari Hong Kong
Lihat semua
Hong Kong Selesaikan Aturan ‘Perjalanan Selatan untuk Kendaraan Guangdong’ Jelang Peluncuran 23 Desember
Cuaca di Jepang Sebabkan Pembatalan Lebih dari 40 Penerbangan, Termasuk Rute Cathay Sapporo–Hong Kong