
Bandara Sydney mendapat hadiah Natal lebih awal pada 22 Desember ketika China Southern Airlines mengonfirmasi akan meningkatkan layanan Sydney–Guangzhou menjadi tiga penerbangan harian sepanjang tahun, rekor tertinggi sepanjang masa. Peningkatan ini, yang mulai berlaku pada musim panas utara 2026, menambah 420 penerbangan pulang-pergi dan hampir 125.000 kursi di setiap arah, menjadikan Sydney pasar terbesar maskapai ini di Oseania.
Langkah ini mencerminkan lonjakan permintaan dua arah: pengeluaran wisatawan Tiongkok di New South Wales naik 31% menjadi AU$305 juta dalam setahun hingga September 2025, sementara ekspor NSW ke Tiongkok tumbuh 82% menjadi AU$3,5 miliar. Bagi para eksportir, kapasitas kargo tambahan akan meningkatkan keandalan pengiriman dan mempercepat waktu pengiriman barang mudah rusak dan bernilai tinggi.
Para pelaku perjalanan bisnis akan diuntungkan dari persaingan tarif yang lebih ketat di koridor sibuk antara Tiongkok dan Australia, di mana kursi masih terbatas meski kapasitas pra-pandemi telah pulih penuh oleh sebagian besar maskapai daratan utama. Hub China Southern di Guangzhou terhubung ke lebih dari 220 destinasi domestik dan internasional di Tiongkok, menawarkan opsi transit satu pemberhentian baru ke kota-kota sekunder di Tiongkok.
Penambahan penerbangan ini bertepatan dengan musim internasional tersibuk dalam sejarah Bandara Sydney, dengan perkiraan 2,7 juta penumpang internasional selama puncak Natal–Tahun Baru. Manajer mobilitas disarankan untuk mengingatkan para pelancong agar tiba lebih awal dari biasanya dan memanfaatkan fasilitas SmartGate e-Paspor jika memenuhi syarat.
CEO Bandara Geoff Culbert menyambut pengumuman ini sebagai “suara kepercayaan yang signifikan” terhadap pemulihan Sydney dan menegaskan pentingnya pasar Tiongkok bagi pariwisata dan perdagangan. Diskusi koordinasi slot sedang berlangsung untuk memastikan frekuensi harian tambahan ini dapat diakomodasi selama periode pembatasan jam operasional.
Langkah ini mencerminkan lonjakan permintaan dua arah: pengeluaran wisatawan Tiongkok di New South Wales naik 31% menjadi AU$305 juta dalam setahun hingga September 2025, sementara ekspor NSW ke Tiongkok tumbuh 82% menjadi AU$3,5 miliar. Bagi para eksportir, kapasitas kargo tambahan akan meningkatkan keandalan pengiriman dan mempercepat waktu pengiriman barang mudah rusak dan bernilai tinggi.
Para pelaku perjalanan bisnis akan diuntungkan dari persaingan tarif yang lebih ketat di koridor sibuk antara Tiongkok dan Australia, di mana kursi masih terbatas meski kapasitas pra-pandemi telah pulih penuh oleh sebagian besar maskapai daratan utama. Hub China Southern di Guangzhou terhubung ke lebih dari 220 destinasi domestik dan internasional di Tiongkok, menawarkan opsi transit satu pemberhentian baru ke kota-kota sekunder di Tiongkok.
Penambahan penerbangan ini bertepatan dengan musim internasional tersibuk dalam sejarah Bandara Sydney, dengan perkiraan 2,7 juta penumpang internasional selama puncak Natal–Tahun Baru. Manajer mobilitas disarankan untuk mengingatkan para pelancong agar tiba lebih awal dari biasanya dan memanfaatkan fasilitas SmartGate e-Paspor jika memenuhi syarat.
CEO Bandara Geoff Culbert menyambut pengumuman ini sebagai “suara kepercayaan yang signifikan” terhadap pemulihan Sydney dan menegaskan pentingnya pasar Tiongkok bagi pariwisata dan perdagangan. Diskusi koordinasi slot sedang berlangsung untuk memastikan frekuensi harian tambahan ini dapat diakomodasi selama periode pembatasan jam operasional.