
Para pelancong dan manajer mobilitas yang mencari opsi baru di Eropa Timur mendapat hadiah Natal lebih awal saat maskapai Ukraina-Moldova, SkyUp Airlines, meluncurkan penerbangan dua kali seminggu antara Dublin dan Chișinău pada 18 Desember. Rute ini—yang diberitakan media Irlandia pada 24 Desember—beroperasi setiap Selasa dan Kamis musim dingin ini menggunakan Boeing 737-700, dengan jadwal yang memudahkan koneksi lanjutan melalui Dublin.
Penambahan rute ini menjadikan Dublin sebagai destinasi kesembilan di Eropa Barat dalam jaringan SkyUp dan menjadi jalur langsung pertama Irlandia ke Moldova, yang sebelumnya hanya bisa diakses lewat perjalanan dengan beberapa pemberhentian melalui London, Frankfurt, atau Istanbul. Bagi perusahaan dengan tim lapangan di sektor outsourcing IT Moldova yang berkembang pesat, layanan baru ini memangkas waktu perjalanan dari pintu ke pintu hingga enam jam dan menghindari kerumitan visa transit zona Schengen bagi pemegang paspor non-Uni Eropa.
Bandara Dublin menyatakan peluncuran ini menambah jumlah maskapai yang beroperasi di hub tersebut menjadi 43 dan mendukung strategi daa untuk mendiversifikasi rute di luar pasar wisata tradisional. Pemesanan awal menunjukkan permintaan kuat dari komunitas Moldova di Irlandia yang berjumlah sekitar 4.000 orang serta minat wisatawan petualang yang ingin menjelajahi salah satu negara paling jarang dikunjungi di Eropa dan wilayah pemisah Transnistria yang berdekatan.
Dampak kebijakan perjalanan: Perusahaan disarankan memperbarui daftar maskapai yang disetujui dengan memasukkan SkyUp (kode IATA U5) dan meninjau panduan risiko perjalanan untuk Moldova, yang berbatasan dengan Ukraina. Tim mobilitas yang memindahkan staf mungkin menemukan rute ini berguna untuk perjalanan pengintaian atau kunjungan keluarga, namun perlu diperhatikan bahwa SkyUp mengenakan biaya untuk bagasi tercatat dan membatasi bagasi kabin maksimal 7 kg.
Maskapai menyatakan frekuensi penerbangan bisa meningkat menjadi tiga kali seminggu pada musim panas 2026 jika permintaan tetap tinggi, dan agen pariwisata Travel Extra melaporkan bahwa Ryanair “sedang mengamati rute ini dengan cermat” untuk kemungkinan masuk pasar.
Penambahan rute ini menjadikan Dublin sebagai destinasi kesembilan di Eropa Barat dalam jaringan SkyUp dan menjadi jalur langsung pertama Irlandia ke Moldova, yang sebelumnya hanya bisa diakses lewat perjalanan dengan beberapa pemberhentian melalui London, Frankfurt, atau Istanbul. Bagi perusahaan dengan tim lapangan di sektor outsourcing IT Moldova yang berkembang pesat, layanan baru ini memangkas waktu perjalanan dari pintu ke pintu hingga enam jam dan menghindari kerumitan visa transit zona Schengen bagi pemegang paspor non-Uni Eropa.
Bandara Dublin menyatakan peluncuran ini menambah jumlah maskapai yang beroperasi di hub tersebut menjadi 43 dan mendukung strategi daa untuk mendiversifikasi rute di luar pasar wisata tradisional. Pemesanan awal menunjukkan permintaan kuat dari komunitas Moldova di Irlandia yang berjumlah sekitar 4.000 orang serta minat wisatawan petualang yang ingin menjelajahi salah satu negara paling jarang dikunjungi di Eropa dan wilayah pemisah Transnistria yang berdekatan.
Dampak kebijakan perjalanan: Perusahaan disarankan memperbarui daftar maskapai yang disetujui dengan memasukkan SkyUp (kode IATA U5) dan meninjau panduan risiko perjalanan untuk Moldova, yang berbatasan dengan Ukraina. Tim mobilitas yang memindahkan staf mungkin menemukan rute ini berguna untuk perjalanan pengintaian atau kunjungan keluarga, namun perlu diperhatikan bahwa SkyUp mengenakan biaya untuk bagasi tercatat dan membatasi bagasi kabin maksimal 7 kg.
Maskapai menyatakan frekuensi penerbangan bisa meningkat menjadi tiga kali seminggu pada musim panas 2026 jika permintaan tetap tinggi, dan agen pariwisata Travel Extra melaporkan bahwa Ryanair “sedang mengamati rute ini dengan cermat” untuk kemungkinan masuk pasar.
Bagaimana VisaHQ dapat membantu
VisaHQ menyederhanakan proses pengajuan visa bagi perorangan dan perusahaan. Periksa persyaratan perjalanan terkini, siapkan dokumen yang diperlukan, dan kelola pengajuan Anda secara online melalui portal VisaHQ untuk Irlandia.Lebih Banyak Dari Irlandia
Lihat semua
Menteri Kehakiman Peringatkan Model Akomodasi Suaka IPAS ‘Tidak Berkelanjutan’ Saat 5.000 Orang Menerima Kewarganegaraan
Pemerintah Salurkan Dana Dukungan Migran Sebesar €16,4 Juta ke 530 Kelompok di Seluruh Dunia