Saluran e-Kode QR ‘Smart Departure’ Kini Tersedia di Setiap Pos Pemeriksaan Hong Kong
Kereta Malam dan Gerbong Tambahan Disiapkan Hong Kong Menyambut Ramainya Malam Natal
Hong Kong bersiap menyambut rekor 11,5 juta penyeberangan perbatasan selama puncak Natal dan Tahun Baru
Berita Terbaru
Kode QR ‘Smart Departure’ resmi diterapkan di semua pos pemeriksaan Hong Kong
Hong Kong telah menyelesaikan penerapan jalur e-Channel tanpa sentuh di seluruh kota. Semua penduduk berusia tujuh tahun ke atas dan sebagian besar pemegang paspor elektronik asing kini dapat melewati imigrasi hanya dengan kode QR dan pengenalan wajah dalam waktu kurang dari 20 detik, meningkatkan kapasitas per jam hingga 30 persen. Peningkatan ini menempatkan Hong Kong di jajaran terdepan pusat pengendalian perbatasan yang sepenuhnya digital.
Percontohan Perjalanan ke Selatan Memungkinkan Mobil Pribadi Guangdong Masuk ke Pusat Kota Hong Kong
Hong Kong telah membuka jalannya—dengan batasan ketat—untuk mobil pribadi yang terdaftar di Guangdong. Program percontohan dengan kuota 100 kendaraan per hari yang dimulai pada 23 Desember ini memungkinkan pengemudi terpilih masuk ke SAR selama maksimal tiga hari, berpotensi mengubah perjalanan bisnis lintas batas dan pengeluaran ritel. Pihak berwenang akan meninjau data lalu lintas dan keselamatan sebelum mempertimbangkan perluasan pada tahun 2026.
Gelombang pembatalan penerbangan regional mengguncang jadwal Hong Kong di pekan puncak perjalanan
Sebanyak dua puluh dua penerbangan dibatalkan di seluruh Asia pada 22 Desember, termasuk dua penerbangan dari Hong Kong. Dampak berantai ini menunjukkan betapa minimnya cadangan kru dan pesawat selama lonjakan liburan, serta mengapa tim mobilitas perusahaan perlu memiliki rencana darurat dan akses cepat ke saluran pemesanan ulang.
Layanan MTR Malam dan Bus Lintas Perbatasan Tambahan Jaga Kelancaran Hong Kong pada Malam Natal
Operator kereta api, bus, dan bus lintas batas di Hong Kong akan menjalankan layanan malam atau layanan yang ditingkatkan pada 24–25 Desember. Langkah ini bertujuan untuk mengatur keramaian selama liburan dan mempermudah koneksi ke Makau dan Zhuhai, namun pihak berwenang tetap mengimbau para pelancong untuk merencanakan perjalanan dengan baik karena kemungkinan penutupan jalan dan antrean panjang pada jam sibuk.