Hong Kong catat hampir 6 juta perjalanan lintas batas selama akhir pekan panjang Natal
Lonjakan Keberangkatan Natal: 2,73 Juta Warga Hong Kong Tinggalkan Kota, Pendapatan Hiburan Malam Naik 10%
Hari Natal Pecahkan Rekor Mobilitas dengan 1,25 Juta Penyeberangan Perbatasan
Berita Terbaru
Rencana Kereta dan Bus Malam Tetap Mengantar Pekerja Lintas Perbatasan pada Malam Natal
Dengan menjaga hampir seluruh jaringan kereta api dan 20 koridor bus utama beroperasi sepanjang malam pada 24–25 Desember, Hong Kong berhasil menghindari kekacauan transportasi selama liburan seperti tahun-tahun sebelumnya dan memastikan para pekerja shift lintas batas tiba tepat waktu di tempat kerja. Keberhasilan ini menjadi contoh bagi perencanaan mobilitas saat periode puncak di masa depan dan mengurangi biaya lembur bagi perusahaan yang mengandalkan staf asal Guangdong.
Hari Natal Pecahkan Rekor dengan 1,25 Juta Pergerakan Lintas Batas
Hong Kong mencatat 1,25 juta pergerakan penumpang pada 25 Desember, menjadi hari tersibuk sejak masa sebelum pandemi. Lonjakan ini menandai kebangkitan penuh koridor Guangdong–Hong Kong dan memaksa pelaku bisnis untuk mempersiapkan antrean yang lebih panjang, mendaftarkan staf untuk e-Channel, serta memperbarui asuransi. Rekor ini juga memperkuat argumen untuk memperpanjang jam operasional pos pemeriksaan dan menambah kapasitas kereta.
Hari Boxing Ikuti Tren dengan 1,18 Juta Perjalanan Melalui Pos Pemeriksaan Hong Kong
Pada 26 Desember, Hong Kong mencatat 1,18 juta perjalanan masuk dan keluar, menegaskan kembali posisi kota ini sebagai pusat lintas batas yang cepat. Lonjakan yang terus berlanjut ini mendorong penjualan ritel, namun juga memperpanjang antrean di malam hari, sehingga perusahaan harus mempertimbangkan ulang jadwal kerja, pendaftaran e-Channel, dan logistik kurir menjelang puncak liburan dengan perkiraan 11,5 juta perjalanan.
Layanan Kereta dan Bus Malam Tetap Mengantar Staf Lintas Perbatasan Selama Malam Natal
Pada 24–25 Desember, Hong Kong menjaga sebagian besar jalur MTR dan puluhan rute bus tetap beroperasi semalaman, mencegah kemacetan yang sebelumnya membuat pekerja lintas batas terjebak. Keberhasilan ini mendukung tuntutan layanan kereta malam akhir pekan secara permanen dan memberikan perusahaan fleksibilitas lebih besar untuk jadwal shift malam atau penugasan hari yang sama antara Shenzhen dan Hong Kong.