
Maskapai Emirates yang berbasis di Dubai mengeluarkan imbauan perjalanan mendesak menjelang salah satu pekan tersibuk tahun ini di Bandara Internasional Dubai (DXB). Antara 2 hingga 5 Januari, maskapai ini memperkirakan lonjakan tajam pada keberangkatan dan kedatangan seiring warga yang kembali dari liburan akhir tahun dan pengunjung yang memadati kota untuk acara pasca-Tahun Baru.
Penumpang diminta tiba minimal empat jam sebelum keberangkatan dan memperhitungkan kemacetan lalu lintas yang lebih parah dari biasanya, keterbatasan tempat parkir, serta antrean imigrasi yang lebih panjang. Emirates mendorong penumpang untuk melakukan check-in online, menitipkan bagasi lebih awal di fasilitas check-in kota di DIFC atau Ajman, serta mempertimbangkan menggunakan Metro Dubai untuk menghindari penutupan jalan di sekitar lokasi kembang api Downtown.
Untuk mengurangi kepadatan, Emirates dan operator bandara Dubai Airports membuka jalur smart-gate tambahan dan menambah petugas di loket kontrol paspor manual. Penumpang dengan penerbangan lanjutan disarankan menjadwalkan waktu transit minimal empat jam agar tidak ketinggalan pesawat jika antrean keamanan memanjang.
Bagi manajer perjalanan korporat, imbauan ini menjadi peringatan penting: kebijakan perjalanan perusahaan mungkin perlu disesuaikan sementara untuk mewajibkan kedatangan lebih awal di bandara dan mengizinkan biaya taksi tambahan akibat pengalihan lalu lintas. Tim mobilitas yang mengatur perjalanan kelompok atau kru rotasi pekan ini harus mengirimkan pemberitahuan real-time ke aplikasi ponsel penumpang dan mengingatkan bahwa kegagalan melewati imigrasi satu jam sebelum keberangkatan dapat berakibat denda no-show.
Emirates menambah daya tarik dengan memberikan 2.500 bonus mil Skywards bagi pelanggan yang menggunakan layanan check-in kota hingga 15 Januari, sebagai insentif untuk mengurangi kepadatan di jam sibuk DXB.
Penumpang diminta tiba minimal empat jam sebelum keberangkatan dan memperhitungkan kemacetan lalu lintas yang lebih parah dari biasanya, keterbatasan tempat parkir, serta antrean imigrasi yang lebih panjang. Emirates mendorong penumpang untuk melakukan check-in online, menitipkan bagasi lebih awal di fasilitas check-in kota di DIFC atau Ajman, serta mempertimbangkan menggunakan Metro Dubai untuk menghindari penutupan jalan di sekitar lokasi kembang api Downtown.
Untuk mengurangi kepadatan, Emirates dan operator bandara Dubai Airports membuka jalur smart-gate tambahan dan menambah petugas di loket kontrol paspor manual. Penumpang dengan penerbangan lanjutan disarankan menjadwalkan waktu transit minimal empat jam agar tidak ketinggalan pesawat jika antrean keamanan memanjang.
Bagi manajer perjalanan korporat, imbauan ini menjadi peringatan penting: kebijakan perjalanan perusahaan mungkin perlu disesuaikan sementara untuk mewajibkan kedatangan lebih awal di bandara dan mengizinkan biaya taksi tambahan akibat pengalihan lalu lintas. Tim mobilitas yang mengatur perjalanan kelompok atau kru rotasi pekan ini harus mengirimkan pemberitahuan real-time ke aplikasi ponsel penumpang dan mengingatkan bahwa kegagalan melewati imigrasi satu jam sebelum keberangkatan dapat berakibat denda no-show.
Emirates menambah daya tarik dengan memberikan 2.500 bonus mil Skywards bagi pelanggan yang menggunakan layanan check-in kota hingga 15 Januari, sebagai insentif untuk mengurangi kepadatan di jam sibuk DXB.
Sumber: Gulf Business
Bagaimana VisaHQ dapat membantu
VisaHQ menyederhanakan proses pengajuan visa bagi perorangan dan perusahaan. Periksa persyaratan perjalanan terkini, siapkan dokumen yang diperlukan, dan kelola pengajuan Anda secara online melalui portal VisaHQ untuk Uni Emirat Arab.Lebih Banyak Dari Uni Emirat Arab
Lihat semua
Bank di UAE Akan Hapus OTP SMS Mulai 6 Januari; Persetujuan Biometrik Dalam Aplikasi Jadi Wajib
Emirates Tetapkan Puncak Perjalanan 2–5 Januari, Tawarkan Bonus Miles untuk Check-in Jarak Jauh