1. Berita Mobilitas Global
  2. /
  3. India
  4. /
  5. Polisi Delhi Bongkar Sindikat Penipuan Visa Senilai ₹150 Crore; 130 Orang Ditangkap dalam Operasi Besar di Bandara IGI Tahun 2025

Polisi Delhi Bongkar Sindikat Penipuan Visa Senilai ₹150 Crore; 130 Orang Ditangkap dalam Operasi Besar di Bandara IGI Tahun 2025

Jan 5, 2026
·
Polisi Delhi Bongkar Sindikat Penipuan Visa Senilai ₹150 Crore; 130 Orang Ditangkap dalam Operasi Besar di Bandara IGI Tahun 2025
Dalam operasi selama setahun yang berakhir pada 31 Desember, unit Bandara Internasional Indira Gandhi (IGIA) Kepolisian Delhi menangkap 132 orang—banyak di antaranya menyamar sebagai agen perjalanan—terkait dengan paspor palsu, visa palsu, dan upaya penyelundupan manusia. Polisi merilis data ini pada 4 Januari 2026, menekankan strategi baru yang menggabungkan tuntutan pidana dengan penyelidikan kejahatan keuangan untuk melacak pendapatan ilegal.

Penyidik menyatakan para penyelundup mengenakan biaya hingga ₹25 lakh per orang kepada migran yang berharap mendapatkan visa Schengen atau Amerika Utara yang dipalsukan, dengan rute melalui pemberhentian di Teluk. Analisis rekening bank mengungkapkan hasil kejahatan dicuci ke dalam kepemilikan properti di Haryana dan Punjab. Properti senilai ₹32 crore telah disita sementara berdasarkan Undang-Undang Pencegahan Pencucian Uang.

Polisi Delhi Bongkar Sindikat Penipuan Visa Senilai ₹150 Crore; 130 Orang Ditangkap dalam Operasi Besar di Bandara IGI Tahun 2025


Penindakan ini terjadi di tengah meningkatnya tekanan internasional terhadap India untuk membatasi arus migrasi ilegal setelah insiden warga India ditahan di Meksiko dan perbatasan AS-Kanada. Maskapai yang beroperasi dari Delhi menyambut pengawasan yang lebih ketat, mencatat bahwa dokumen palsu sering menyebabkan denda bagi maskapai dan pemulangan paksa sesuai aturan “tanggung jawab maskapai” internasional.

Implikasi praktis: manajer mobilitas harus memperketat audit dokumen sebelum keberangkatan bagi karyawan dan tanggungan, terutama saat menggunakan konsultan perjalanan sub-agen kecil. Perusahaan dianjurkan menggunakan pusat fasilitasi visa yang disetujui VFS dan memverifikasi tanda terima janji temu langsung melalui portal kedutaan.

Kepolisian Delhi menyatakan akan menempatkan unit penyelidikan keuangan dalam penyelidikan kejahatan bandara di masa depan, menandakan pembekuan aset bisa menjadi langkah pencegahan standar. Model serupa diperkirakan akan diterapkan di bandara Mumbai dan Bengaluru sepanjang 2026.
Sumber: The Times of India

Bagaimana VisaHQ dapat membantu

VisaHQ menyederhanakan proses pengajuan visa bagi perorangan dan perusahaan. Periksa persyaratan perjalanan terkini, siapkan dokumen yang diperlukan, dan kelola pengajuan Anda secara online melalui portal VisaHQ untuk India.

Tim Visa & Imigrasi @ VisaHQ

Tim ahli visa dan imigrasi VisaHQ membantu individu dan perusahaan menavigasi persyaratan perjalanan, kerja, dan tempat tinggal global. Kami menangani persiapan dokumen, pengajuan aplikasi, koordinasi dengan lembaga pemerintah, serta setiap aspek yang diperlukan untuk memastikan persetujuan yang cepat, sesuai, dan tanpa stres.

Kebijakan Redaksi
×