Kedutaan Besar AS Keluarkan Peringatan Tegas Baru untuk Pengunjung India dengan Visa B-1/B-2
Bangladesh Tutup Loket Visa di Tiga Misi India Karena Kekhawatiran Keamanan
Australia Tingkatkan Peringkat Risiko Visa Pelajar India, Bukti Keuangan Lebih Ketat Kini Diperlukan
Berita Terbaru
Akasa Air Bergabung dengan IATA, Menjadi Maskapai Kelima dari India
Masuknya Akasa Air ke IATA memberikan maskapai akses ke sistem penyelesaian global, keselamatan, dan distribusi, membuka peluang untuk rute internasional lebih banyak serta kemitraan interline. Perkembangan ini menjanjikan konektivitas lebih baik dan tarif kompetitif bagi pelancong bisnis dan ekspatriat asal India.
Jepang Akan Melipatgandakan Pajak Keberangkatan Mulai Juli 2026—Wisatawan India Hadapi Biaya Keluar yang Lebih Tinggi
Jepang akan menaikkan pajak keberangkatan menjadi ¥3.000 mulai Juli 2026, menambah sekitar ₹1.600 pada setiap tiket keluar. Perusahaan dan wisatawan India yang transit di Jepang harus memperhitungkan biaya tambahan ini, sementara pembeli tiket perjalanan mungkin perlu menegosiasikan ulang kontrak tarif untuk tahun fiskal 2026-27.
Pembahasan Anggaran 2026: Tarif Pajak Baru 25% Bisa Permudah Pengaturan Gaji Ekspatriat
Anggaran 2026 mungkin akan memperkenalkan tarif pajak 25% untuk penghasilan antara ₹30–50 lakh dan menaikkan batas pengurangan pajak. Jika disahkan, kebijakan ini akan mengurangi biaya penugasan bagi ekspatriat tingkat menengah dan menyederhanakan penggajian bagi karyawan India yang menjalani rotasi global.
Pemegang Visa H-1B Di India Diingatkan Akan Terjadi Penundaan Lama dalam Proses Stempel Visa AS
Pemeriksaan media sosial baru di konsulat AS membuat jadwal wawancara visa H-1B dan H-4 di India mundur hingga Maret–April 2026. Para pengacara memperingatkan para pelancong harus siap tinggal lama di India dan tidak bisa mengandalkan slot darurat, yang berpotensi menimbulkan masalah tenaga kerja bagi perusahaan AS.
Bangladesh Tangguhkan Sebagian Besar Layanan Visa di India Karena 'Masalah Keamanan'
Bangladesh menutup sebagian besar layanan visa di kedutaannya di India secara langsung, dengan alasan kekhawatiran keamanan setelah terjadinya kekerasan yang menargetkan minoritas di dalam negeri. Hanya visa bisnis dan kerja yang masih diterima, memaksa perusahaan yang bergantung pada perjalanan lintas batas yang sering untuk menjadwal ulang perjalanan atau menggunakan opsi kedatangan yang lebih mahal.
India Pertimbangkan Pencabutan Pembatasan 2020 untuk Perusahaan China—Visa Bisnis Sudah Dipercepat
India bersiap menghapuskan persyaratan izin keamanan yang sejak 2020 melarang perusahaan China mengikuti tender publik. Penerbangan langsung dan proses visa bisnis India yang lebih cepat untuk warga China sudah diberlakukan, menandai pelonggaran yang akan mengubah susunan tenaga kerja proyek dan rantai pasokan.
Pusat Pengajuan Visa Austria di Mumbai Pindah Lokasi—Pemohon Harus Menggunakan Alamat Baru
Mulai 2 Januari 2026, semua pemohon visa Schengen Austria di Mumbai wajib mengunjungi pusat baru VFS Global di Mahalaxmi West. Jika alamat baru tidak diikuti, janji temu akan batal, sehingga perusahaan harus memperbarui briefing perjalanan dan petunjuk transportasi darat.