
Siprus telah mengambil langkah nyata menuju janji lama mereka untuk bergabung dengan wilayah Schengen. Pada 14 Januari 2026, Kepolisian secara resmi meluncurkan 2.300 tablet Android tangguh yang dipasang di setiap mobil patroli jalan raya, unit bandara, dan kapal penjaga pantai. Setiap perangkat terhubung langsung ke Sistem Informasi Schengen (SIS), database Interpol, dan registrasi kendaraan di seluruh Uni Eropa, memungkinkan petugas memverifikasi paspor, kartu identitas, dan plat nomor dalam waktu kurang dari 30 detik—jauh lebih cepat dibandingkan prosedur lama yang memakan waktu lima menit melalui radio suara.
Proyek “CY Patrol Check” menghabiskan biaya €4 juta dan merupakan bagian dari strategi Manajemen Perbatasan Terpadu yang sedang diaudit oleh Komisi Eropa. Para petugas telah mengikuti pelatihan GDPR pada akhir 2025, dan tim penguji penetrasi dari Uni Eropa akan melakukan uji ketahanan jaringan pada Februari mendatang. Manual kepolisian menginstruksikan para pengawas untuk mengirimkan statistik pemeriksaan di jalan setiap dua minggu agar Nicosia dapat menunjukkan kemajuan yang terukur kepada Brussels.
Bagi pelancong bisnis, pembaruan ini berarti antrean yang lebih cepat di pos pemeriksaan jalan, bandara, dan dua pelabuhan utama di pulau ini, sementara perusahaan penyewaan mobil menyambut baik pengurangan keterlambatan bagi wisatawan yang diperiksa di pegunungan Troodos. Manajer mobilitas perusahaan sudah memperbarui panduan perjalanan karyawan, menyarankan staf untuk membawa identitas yang dapat dibaca mesin dan bersiap menghadapi pemeriksaan mendadak yang lebih sering namun lebih singkat.
Jika para menteri Schengen menyetujui kesiapan teknis Siprus tahun ini, sistem tablet ini akan menjadi tulang punggung rezim kontrol perbatasan yang sepenuhnya terintegrasi. Hingga saat itu, Kepolisian berencana mengadakan tender tambahan untuk 90 printer portabel dan perangkat keamanan jaringan, serta meluncurkan “DIGIPOL,” sebuah portal yang nantinya akan mengintegrasikan validasi izin tinggal dan pemindaian e-visa.
Proyek “CY Patrol Check” menghabiskan biaya €4 juta dan merupakan bagian dari strategi Manajemen Perbatasan Terpadu yang sedang diaudit oleh Komisi Eropa. Para petugas telah mengikuti pelatihan GDPR pada akhir 2025, dan tim penguji penetrasi dari Uni Eropa akan melakukan uji ketahanan jaringan pada Februari mendatang. Manual kepolisian menginstruksikan para pengawas untuk mengirimkan statistik pemeriksaan di jalan setiap dua minggu agar Nicosia dapat menunjukkan kemajuan yang terukur kepada Brussels.
Bagi pelancong bisnis, pembaruan ini berarti antrean yang lebih cepat di pos pemeriksaan jalan, bandara, dan dua pelabuhan utama di pulau ini, sementara perusahaan penyewaan mobil menyambut baik pengurangan keterlambatan bagi wisatawan yang diperiksa di pegunungan Troodos. Manajer mobilitas perusahaan sudah memperbarui panduan perjalanan karyawan, menyarankan staf untuk membawa identitas yang dapat dibaca mesin dan bersiap menghadapi pemeriksaan mendadak yang lebih sering namun lebih singkat.
Jika para menteri Schengen menyetujui kesiapan teknis Siprus tahun ini, sistem tablet ini akan menjadi tulang punggung rezim kontrol perbatasan yang sepenuhnya terintegrasi. Hingga saat itu, Kepolisian berencana mengadakan tender tambahan untuk 90 printer portabel dan perangkat keamanan jaringan, serta meluncurkan “DIGIPOL,” sebuah portal yang nantinya akan mengintegrasikan validasi izin tinggal dan pemindaian e-visa.
Sumber: In-Cyprus