
Seorang pengembang asal Prancis telah merilis ekstensi Chrome open-source yang dapat mengakses portal naturalisasi online Kementerian Dalam Negeri dan menampilkan pembaruan status—termasuk petugas sipil yang menangani berkas—langsung di browser pemohon. Diluncurkan pada 12 Januari, plug-in ini sudah diunduh lebih dari 8.000 kali, terutama oleh penduduk jangka panjang yang frustrasi dengan proses kewarganegaraan yang tidak transparan dan memakan waktu enam hingga dua belas bulan.
Dalam survei tahun 2025 oleh LSM imigrasi REFI, 67% responden menyatakan kurangnya transparansi adalah elemen paling menegangkan dalam prosedur tersebut. Pelacakan secara real-time ini diharapkan dapat mengurangi kecemasan dan membantu departemen SDM memprediksi kapan karyawan kunci akan beralih dari status negara ketiga menjadi warga negara Uni Eropa—hal penting untuk perencanaan penggajian dan jaminan sosial.
Namun, para pengacara memperingatkan bahwa alat ini tidak mempercepat proses dan bisa menimbulkan kekhawatiran terkait privasi data, karena pengguna harus memasukkan nomor berkas dan tanggal lahir mereka. Perusahaan dengan kebijakan TI ketat mungkin akan memblokir ekstensi ini dan memilih layanan pemantauan profesional.
Waktu peluncuran ini sangat penting: sejak 1 Januari, tes pengetahuan kewarganegaraan dan tempat tinggal yang lebih ketat mulai diberlakukan, sehingga transparansi perkembangan berkas menjadi semakin berharga bagi pemohon dan perusahaan tempat mereka bekerja.
Dalam survei tahun 2025 oleh LSM imigrasi REFI, 67% responden menyatakan kurangnya transparansi adalah elemen paling menegangkan dalam prosedur tersebut. Pelacakan secara real-time ini diharapkan dapat mengurangi kecemasan dan membantu departemen SDM memprediksi kapan karyawan kunci akan beralih dari status negara ketiga menjadi warga negara Uni Eropa—hal penting untuk perencanaan penggajian dan jaminan sosial.
Namun, para pengacara memperingatkan bahwa alat ini tidak mempercepat proses dan bisa menimbulkan kekhawatiran terkait privasi data, karena pengguna harus memasukkan nomor berkas dan tanggal lahir mereka. Perusahaan dengan kebijakan TI ketat mungkin akan memblokir ekstensi ini dan memilih layanan pemantauan profesional.
Waktu peluncuran ini sangat penting: sejak 1 Januari, tes pengetahuan kewarganegaraan dan tempat tinggal yang lebih ketat mulai diberlakukan, sehingga transparansi perkembangan berkas menjadi semakin berharga bagi pemohon dan perusahaan tempat mereka bekerja.
Sumber: VisaHQ Global Mobility News