
Qantas mengumumkan peningkatan kapasitas besar-besaran pada layanan musiman Sydney–Sapporo, dari tiga menjadi hingga lima penerbangan mingguan menggunakan Boeing 787 untuk musim dingin utara 2026/27. Langkah ini menyusul rekor kunjungan wisatawan Jepang: lebih dari satu juta orang Australia melakukan perjalanan ke Jepang pada 2025, naik 15% dibanding tahun sebelumnya.
Penambahan penerbangan ini menambah lebih dari 10.000 kursi dan menjadikan Sapporo sebagai destinasi ke-100 dalam jaringan internasional Qantas, memperkuat strategi maskapai untuk fokus pada rute wisata dengan permintaan premium-economy yang kuat serta potensi kargo, terutama ekspor hasil laut ke Sydney.
Bagi manajer perjalanan korporat, kapasitas tambahan ini memberikan lebih banyak pilihan selama puncak liburan Desember-Januari di Australia dan berpotensi menstabilkan tarif yang melonjak setelah Jepang sepenuhnya membuka perbatasannya. Qantas menyatakan layanan ini telah “berkinerja jauh di atas perkiraan” dalam bulan pertama, dengan tingkat keterisian rata-rata lebih dari 90%.
Pejabat pariwisata kedua negara memperkirakan manfaat ekonomi yang lebih luas: resor ski di Jepang bergantung pada instruktur dan staf perhotelan asal Australia yang biasanya datang dengan visa Working Holiday atau Skilled 408. Penambahan kursi diharapkan dapat mengurangi tekanan bagi pemegang visa tersebut dan para pemberi kerja mereka. Jadwal penerbangan akan diajukan ke regulator pada Februari dan tiket mulai dijual minggu depan.
Penambahan penerbangan ini menambah lebih dari 10.000 kursi dan menjadikan Sapporo sebagai destinasi ke-100 dalam jaringan internasional Qantas, memperkuat strategi maskapai untuk fokus pada rute wisata dengan permintaan premium-economy yang kuat serta potensi kargo, terutama ekspor hasil laut ke Sydney.
Bagi manajer perjalanan korporat, kapasitas tambahan ini memberikan lebih banyak pilihan selama puncak liburan Desember-Januari di Australia dan berpotensi menstabilkan tarif yang melonjak setelah Jepang sepenuhnya membuka perbatasannya. Qantas menyatakan layanan ini telah “berkinerja jauh di atas perkiraan” dalam bulan pertama, dengan tingkat keterisian rata-rata lebih dari 90%.
Pejabat pariwisata kedua negara memperkirakan manfaat ekonomi yang lebih luas: resor ski di Jepang bergantung pada instruktur dan staf perhotelan asal Australia yang biasanya datang dengan visa Working Holiday atau Skilled 408. Penambahan kursi diharapkan dapat mengurangi tekanan bagi pemegang visa tersebut dan para pemberi kerja mereka. Jadwal penerbangan akan diajukan ke regulator pada Februari dan tiket mulai dijual minggu depan.
Sumber: Mirage News