1. Berita Mobilitas Global
  2. /
  3. Perancis
  4. /
  5. Prancis Capai Rekor 4,5 Juta Izin Tinggal Berlaku, Data Kementerian Dalam Negeri Tunjukkan

Prancis Capai Rekor 4,5 Juta Izin Tinggal Berlaku, Data Kementerian Dalam Negeri Tunjukkan

Jan 31, 2026
·
Prancis Capai Rekor 4,5 Juta Izin Tinggal Berlaku, Data Kementerian Dalam Negeri Tunjukkan
Direktorat Jenderal untuk Warga Negara Asing Prancis (DGEF) telah merilis statistik imigrasi tahunan mereka dengan angka utama yang mencolok: sebanyak 4,54 juta kartu izin tinggal yang masih berlaku beredar pada 31 Desember 2025, meningkat 3% dibandingkan tahun sebelumnya dan menjadi angka tertinggi yang pernah tercatat. Pertumbuhan ini mencerminkan baik gelombang kedatangan baru yang sangat besar secara historis maupun fakta bahwa semakin banyak ekspatriat memilih memperbarui izin tinggal mereka daripada pindah ke tempat lain.

Izin tinggal yang diterbitkan pertama kali melonjak 11,2% secara tahunan menjadi 384.230. Kategori terbesar tetap izin pelajar (sekitar 118.000), karena universitas-universitas Prancis terus menarik talenta yang membayar biaya dari Asia dan Afrika, sementara izin reunifikasi keluarga mencakup sekitar sepertiga dari total izin yang beredar. Visa Schengen untuk kunjungan singkat juga meningkat, menandakan bahwa perjalanan bisnis dan wisata telah pulih sepenuhnya pasca pandemi.

Prancis Capai Rekor 4,5 Juta Izin Tinggal Berlaku, Data Kementerian Dalam Negeri Tunjukkan


Bagi manajer mobilitas global, angka-angka ini sangat penting. Setiap izin tambahan berarti ada pendatang baru yang membutuhkan tempat tinggal, rekening bank, pendaftaran jaminan sosial, dan seringkali pendidikan untuk anak-anak—layanan yang harus disediakan oleh penyedia relokasi. Para pemberi kerja juga harus mencatat bahwa volume pengurusan di prefektur berjalan jauh di atas level 2019, sehingga waktu tunggu untuk perpanjangan izin masih sangat fluktuatif di berbagai departemen.

Secara politik, rekor ini menegaskan tekanan pada pemerintahan Presiden Macron untuk memperketat pengawasan sebelum pemilu 2027. Partai oposisi di kanan sudah menggunakan angka ini sebagai bukti bahwa Prancis "terlalu menarik," sementara kelompok bisnis memperingatkan bahwa pembekuan imigrasi legal akan menyebabkan kekurangan keterampilan kritis. Kementerian Dalam Negeri memberi sinyal bahwa sistem kuota ala Kanada bisa dibahas tahun ini, namun belum ada rancangan undang-undang yang diajukan.

Kesimpulan praktis: perusahaan yang berencana menugaskan staf non-Uni Eropa ke Prancis pada 2026–27 harus memperhitungkan waktu tunggu janji yang lebih lama—seringkali enam hingga delapan minggu di wilayah Paris—dan menyiapkan berkas digital lengkap (portal ANEF) untuk menghindari penolakan akibat pemeriksaan dokumen yang lebih ketat.
Sumber: The Connexion

Bagaimana VisaHQ dapat membantu

VisaHQ menyederhanakan proses pengajuan visa bagi perorangan dan perusahaan. Periksa persyaratan perjalanan terkini, siapkan dokumen yang diperlukan, dan kelola pengajuan Anda secara online melalui portal VisaHQ untuk Perancis.

Tim Visa & Imigrasi @ VisaHQ

Tim ahli visa dan imigrasi VisaHQ membantu individu dan perusahaan menavigasi persyaratan perjalanan, kerja, dan tempat tinggal global. Kami menangani persiapan dokumen, pengajuan aplikasi, koordinasi dengan lembaga pemerintah, serta setiap aspek yang diperlukan untuk memastikan persetujuan yang cepat, sesuai, dan tanpa stres.

Kebijakan Redaksi
×