
Pusat Layanan Aplikasi Visa China (CVASC) di Kathmandu telah mengeluarkan pemberitahuan mendesak terkait penyesuaian jadwal pengambilan paspor akibat penutupan selama Festival Musim Semi dari 15 hingga 23 Februari 2026 (visaforchina.cn). Permohonan yang diajukan pada 12–13 Februari tidak akan siap diambil hingga 24–26 Februari kecuali layanan ekspres sudah dibeli sebelumnya.
Kelompok yang merencanakan perjalanan bisnis mendadak atau ziarah ke Tibet berisiko kehilangan koneksi penerbangan jika tidak menghitung ulang waktu pemrosesan. Agen perjalanan di Nepal melaporkan bahwa slot janji temu untuk 9–12 Februari sudah terisi sekitar 80 persen.
Pihak berwenang China mengingatkan pemohon bahwa layanan pemrosesan ekspres masih tersedia hingga 13 Februari, namun layanan pengembalian melalui kurir akan dihentikan selama liburan. Oleh karena itu, perusahaan disarankan untuk mengatur pengambilan paspor secara langsung atau menunjuk agen lokal.
Pengumuman dari Kathmandu ini sejalan dengan peringatan serupa dari kantor CVASC di Bangkok, Kuala Lumpur, dan Jakarta, yang mencerminkan strategi regional terkoordinasi untuk mengelola lonjakan permohonan visa saat staf konsuler menjalani cuti wajib.
Perusahaan dengan karyawan yang bergiliran bertugas di China disarankan untuk mengatur penyerahan tugas secara bertahap atau memanfaatkan program bebas visa China yang semakin berkembang bagi pemegang paspor tertentu (misalnya Malaysia atau Singapura) guna menghindari keterlambatan kritis.
Kelompok yang merencanakan perjalanan bisnis mendadak atau ziarah ke Tibet berisiko kehilangan koneksi penerbangan jika tidak menghitung ulang waktu pemrosesan. Agen perjalanan di Nepal melaporkan bahwa slot janji temu untuk 9–12 Februari sudah terisi sekitar 80 persen.
Pihak berwenang China mengingatkan pemohon bahwa layanan pemrosesan ekspres masih tersedia hingga 13 Februari, namun layanan pengembalian melalui kurir akan dihentikan selama liburan. Oleh karena itu, perusahaan disarankan untuk mengatur pengambilan paspor secara langsung atau menunjuk agen lokal.
Pengumuman dari Kathmandu ini sejalan dengan peringatan serupa dari kantor CVASC di Bangkok, Kuala Lumpur, dan Jakarta, yang mencerminkan strategi regional terkoordinasi untuk mengelola lonjakan permohonan visa saat staf konsuler menjalani cuti wajib.
Perusahaan dengan karyawan yang bergiliran bertugas di China disarankan untuk mengatur penyerahan tugas secara bertahap atau memanfaatkan program bebas visa China yang semakin berkembang bagi pemegang paspor tertentu (misalnya Malaysia atau Singapura) guna menghindari keterlambatan kritis.
Bagaimana VisaHQ dapat membantu
VisaHQ menyederhanakan proses pengajuan visa bagi perorangan dan perusahaan. Periksa persyaratan perjalanan terkini, siapkan dokumen yang diperlukan, dan kelola pengajuan Anda secara online melalui portal VisaHQ untuk Republik Rakyat Cina.Lebih Banyak Dari Republik Rakyat Cina
Lihat semua
Zona perdagangan bebas lintas batas Khorgos akan ditutup 16 Februari–1 Maret untuk perbaikan menjelang Festival Musim Semi
Diperkirakan 9,5 miliar perjalanan penumpang saat gelombang mudik 40 hari Festival Musim Semi di China dimulai