UAE Akan Buka Pusat E-Visa Luar Negeri Pertama di Beirut untuk Mempercepat Proses Pengunjung
AS Amerika Perpanjang Pembatasan Visa ke 39 Negara ‘Tidak Patuh’ – Dampaknya bagi Komunitas Ekspatriat Besar di UEA
Maskapai Cari Slot Tambahan di UAE Seiring Kasino-Resor Wynn Al Marjan Senilai $5 Miliar Siap Dibuka Tahun 2027
Berita Terbaru
Visa ‘Grand Tours’ GCC Memasuki Fase Percontohan, Menjanjikan Perjalanan Gaya Schengen di Enam Negara Teluk
Menteri-menteri GCC telah menyetujui uji coba visa turis tunggal "GCC Grand Tours" pada kuartal keempat 2026 yang mencakup Uni Emirat Arab, Arab Saudi, Qatar, Bahrain, Kuwait, dan Oman. E-visa multiple-entry ini akan dikenakan biaya sekitar US$100-150, memungkinkan kunjungan selama 30-90 hari, serta menggunakan gerbang biometrik terpadu. Langkah ini akan memangkas birokrasi bagi pelancong bisnis dan wisata, sekaligus mendukung upaya diversifikasi ekonomi di kawasan tersebut.
Dialog Abu Dhabi Tetapkan Peta Jalan Berbasis AI untuk Mobilitas Tenaga Kerja yang Lebih Cerdas antara Asia dan Teluk
Dialog Abu Dhabi ke-8 berakhir di Dubai dengan rencana bersama untuk mendigitalisasi tata kelola mobilitas tenaga kerja di koridor Asia-GCC. Langkah utama meliputi pencocokan keterampilan berbasis AI, kredensial pekerja elektronik, dan sistem inspeksi tenaga kerja yang lebih cerdas—perubahan ini akan mempercepat proses perekrutan di UAE sekaligus meningkatkan standar perlindungan bagi pekerja migran.
UAE Ingatkan Warga Waspadai Tawaran Visa Emas ‘Jalan Pintas’ dan Tegaskan Saluran Pengajuan Resmi
Menanggapi klaim viral tentang kemudahan mendapatkan Golden Visa, otoritas imigrasi UAE menegaskan bahwa pengajuan harus dilakukan melalui saluran digital resmi dan memperingatkan tindakan hukum terhadap konsultan ilegal. Klarifikasi ini bertujuan menjaga integritas program residensi 10 tahun serta menjadi peringatan kepatuhan bagi para pemberi kerja dan calon pemohon.
Dubai mengaktifkan 122 gerbang pintar biometrik, mempercepat pemeriksaan paspor menjadi lima detik
GDRFA telah mengaktifkan 122 gerbang pintar dengan teknologi pengenalan wajah dan iris di bandara-bandara Dubai, memungkinkan penumpang terdaftar melewati imigrasi hanya dalam lima detik dan meningkatkan kapasitas pada jam sibuk hingga 30 persen. Penerapan biometrik ini mendukung visi UAE untuk perbatasan tanpa kertas serta memberikan penghematan waktu yang signifikan bagi pelancong bisnis dan penduduk yang sering bepergian.