
Bandara Internasional Tiruchirappalli (Trichy) di India mengumumkan pada 4 Februari 2026 bahwa tujuh penerbangan tambahan ke Teluk akan ditambahkan ke jadwalnya mulai akhir Maret, meningkatkan pilihan bagi ribuan pekerja Tamil yang tinggal di Uni Emirat Arab (UEA). Air India Express akan menambah layanan mingguan ke Sharjah dari tujuh menjadi sepuluh penerbangan, sementara frekuensi Trichy–Muscat naik dari dua menjadi tiga. Maskapai berbiaya rendah IndiGo akan meluncurkan tiga penerbangan mingguan ke Abu Dhabi pada awal April.
Perluasan ini terjadi setelah bandara mencatat kenaikan lalu lintas penumpang ke Teluk sebesar 22% secara tahunan pada 2025, meskipun masih mengalami kekurangan kursi saat puncak musim liburan dan festival. Komite Penasihat Bandara Trichy memperkirakan layanan baru ini akan menambah 1.300 kursi mingguan ke pasar UEA, yang akan menurunkan tarif sekali jalan sebesar 12–15% setelah persaingan stabil.
Bagi perusahaan di UEA yang mengandalkan tenaga kerja terampil dan semi-terampil dari Tamil Nadu, konektivitas yang lebih mudah dapat memperpendek jadwal cuti pulang dan mengurangi hambatan rekrutmen. Manajer kebijakan perjalanan disarankan untuk memantau peluang kesepakatan korporat baru: IndiGo menawarkan paket blok kursi yang menggabungkan penerbangan ke Abu Dhabi dengan kode penerbangan Etihad ke Arab Saudi dan Bahrain.
Di sisi kargo, kapasitas tambahan ini diperkirakan akan meningkatkan ekspor produk segar dari delta Sungai Cauvery di India ke supermarket di UEA—sebuah keuntungan rantai pasok yang sejalan dengan Perjanjian Kemitraan Ekonomi Komprehensif UEA-India (CEPA).
Pejabat bandara juga mengisyaratkan pembicaraan lebih lanjut dengan maskapai untuk memanfaatkan fasilitas transit internasional-ke-internasional di Trichy. Proposal yang diajukan termasuk rute Jaffna–Trichy–Dubai yang ditujukan untuk pelancong Sri Lanka dan penerbangan putar balik dengan pesawat yang sama menghubungkan Hyderabad, Trichy, dan Sharjah.
Perluasan ini terjadi setelah bandara mencatat kenaikan lalu lintas penumpang ke Teluk sebesar 22% secara tahunan pada 2025, meskipun masih mengalami kekurangan kursi saat puncak musim liburan dan festival. Komite Penasihat Bandara Trichy memperkirakan layanan baru ini akan menambah 1.300 kursi mingguan ke pasar UEA, yang akan menurunkan tarif sekali jalan sebesar 12–15% setelah persaingan stabil.
Bagi perusahaan di UEA yang mengandalkan tenaga kerja terampil dan semi-terampil dari Tamil Nadu, konektivitas yang lebih mudah dapat memperpendek jadwal cuti pulang dan mengurangi hambatan rekrutmen. Manajer kebijakan perjalanan disarankan untuk memantau peluang kesepakatan korporat baru: IndiGo menawarkan paket blok kursi yang menggabungkan penerbangan ke Abu Dhabi dengan kode penerbangan Etihad ke Arab Saudi dan Bahrain.
Di sisi kargo, kapasitas tambahan ini diperkirakan akan meningkatkan ekspor produk segar dari delta Sungai Cauvery di India ke supermarket di UEA—sebuah keuntungan rantai pasok yang sejalan dengan Perjanjian Kemitraan Ekonomi Komprehensif UEA-India (CEPA).
Pejabat bandara juga mengisyaratkan pembicaraan lebih lanjut dengan maskapai untuk memanfaatkan fasilitas transit internasional-ke-internasional di Trichy. Proposal yang diajukan termasuk rute Jaffna–Trichy–Dubai yang ditujukan untuk pelancong Sri Lanka dan penerbangan putar balik dengan pesawat yang sama menghubungkan Hyderabad, Trichy, dan Sharjah.
Sumber: Times of India