
Para penumpang kereta dan pengguna penerbangan yang menggunakan Brighton Main Line yang sibuk mengalami keterlambatan signifikan semalam setelah insiden pelanggaran jalur menutup rel antara Purley dan Bandara Gatwick pada malam 6 Februari. National Rail melaporkan bahwa semua jalur diblokir sejak pukul 23:00, menghentikan layanan Southern, Thameslink, dan Gatwick Express yang mengangkut penumpang ke dua bandara terbesar di London.
Polisi Transportasi Inggris membersihkan jalur tak lama setelah tengah malam, namun keterlambatan hingga 45 menit masih terjadi hingga pagi 7 Februari dan National Rail memperingatkan bahwa layanan mungkin akan direvisi hingga akhir hari. Operator kereta mencabut peringatan awal ‘jangan bepergian’ tetapi menyarankan penumpang yang terhubung dengan penerbangan pagi untuk memberi waktu ekstra atau mencari rute alternatif melalui Victoria atau Blackfriars.
Insiden ini mengingatkan kita akan kerentanan koneksi terakhir menuju pusat penerbangan utama di Inggris: Gatwick Express biasanya mengangkut ribuan pelancong bisnis setiap pagi, dan Brighton Line juga melayani layanan Thameslink yang melewati London menuju Bandara Luton. Gangguan ini dengan cepat berdampak pada jadwal perjalanan korporat, terutama dengan adanya batas waktu check-in yang ketat untuk pemeriksaan ETA Inggris yang akan datang.
Para pemberi kerja dianjurkan untuk memasukkan rencana darurat dalam kebijakan perjalanan—misalnya, memesan kereta lebih awal, memungkinkan perubahan penerbangan yang fleksibel, atau mempertimbangkan menginap semalam dekat bandara untuk pertemuan penting. Operator kereta mengatakan mereka sedang meninjau langkah pencegahan pelanggaran jalur, termasuk peningkatan pagar dan tim keamanan respons cepat, sebagai bagian dari inisiatif Departemen Transportasi untuk melindungi koridor perjalanan strategis.
Penumpang dengan perjalanan kereta yang tertunda dapat mengajukan klaim kompensasi melalui skema Delay Repay masing-masing operator. Mereka yang ketinggalan penerbangan akibat gangguan ini disarankan menyimpan email konfirmasi kereta dan tanda terima penggantian tiket maskapai untuk mendukung klaim asuransi atau penggantian biaya.
Polisi Transportasi Inggris membersihkan jalur tak lama setelah tengah malam, namun keterlambatan hingga 45 menit masih terjadi hingga pagi 7 Februari dan National Rail memperingatkan bahwa layanan mungkin akan direvisi hingga akhir hari. Operator kereta mencabut peringatan awal ‘jangan bepergian’ tetapi menyarankan penumpang yang terhubung dengan penerbangan pagi untuk memberi waktu ekstra atau mencari rute alternatif melalui Victoria atau Blackfriars.
Insiden ini mengingatkan kita akan kerentanan koneksi terakhir menuju pusat penerbangan utama di Inggris: Gatwick Express biasanya mengangkut ribuan pelancong bisnis setiap pagi, dan Brighton Line juga melayani layanan Thameslink yang melewati London menuju Bandara Luton. Gangguan ini dengan cepat berdampak pada jadwal perjalanan korporat, terutama dengan adanya batas waktu check-in yang ketat untuk pemeriksaan ETA Inggris yang akan datang.
Para pemberi kerja dianjurkan untuk memasukkan rencana darurat dalam kebijakan perjalanan—misalnya, memesan kereta lebih awal, memungkinkan perubahan penerbangan yang fleksibel, atau mempertimbangkan menginap semalam dekat bandara untuk pertemuan penting. Operator kereta mengatakan mereka sedang meninjau langkah pencegahan pelanggaran jalur, termasuk peningkatan pagar dan tim keamanan respons cepat, sebagai bagian dari inisiatif Departemen Transportasi untuk melindungi koridor perjalanan strategis.
Penumpang dengan perjalanan kereta yang tertunda dapat mengajukan klaim kompensasi melalui skema Delay Repay masing-masing operator. Mereka yang ketinggalan penerbangan akibat gangguan ini disarankan menyimpan email konfirmasi kereta dan tanda terima penggantian tiket maskapai untuk mendukung klaim asuransi atau penggantian biaya.
Sumber: National Rail service update