
Administrasi Imigrasi Nasional (NIA) di Beijing memperkirakan rata-rata perjalanan lintas batas harian selama Festival Musim Semi akan mencapai lebih dari 2,05 juta perjalanan di seluruh negeri—naik 14,1% dibandingkan tahun 2025—dengan pelabuhan darat yang berbatasan dengan Hong Kong dan Makau diperkirakan mengalami lonjakan tajam pada 18-19 Februari. Pemeriksaan Luohu dan Futian di Shenzhen saja bisa menangani hingga 391.000 pelancong per hari, yang akan memberikan tekanan tambahan pada fasilitas Lo Wu dan Lok Ma Chau Spur Line di Hong Kong.
Bagi bisnis di Hong Kong, perkiraan dari daratan ini menguatkan estimasi 11,38 juta perjalanan yang dibuat oleh otoritas lokal dan menandakan kemungkinan kemacetan berlebih jika terjadi keterlambatan di sisi Shenzhen. Perusahaan multinasional yang mengoperasikan rantai pasok GBA dengan sistem just-in-time sedang melakukan pra-pembersihan dokumen bea cukai dan mengalihkan pengiriman barang sensitif ke slot malam hari.
NIA menyebut kenaikan ini disebabkan oleh perluasan kebijakan bebas visa China untuk 15 negara serta rebound liburan keluar negeri ke Asia Tenggara dan Timur Tengah. Mereka memperingatkan bahwa puncak keberangkatan akan terjadi pada 15 Februari, dengan gelombang kepulangan pada 22-23 Februari.
Sektor logistik Hong Kong merespons dengan menambah layanan truk berikat malam hari dan berkoordinasi dengan Inspeksi Perbatasan Shenzhen untuk jalur hijau khusus barang mudah rusak. Manajer mobilitas disarankan untuk memantau informasi terkini dari kedua sisi dan mengimbau staf yang memenuhi syarat untuk mendaftar penggunaan e-Channel.
Bagi bisnis di Hong Kong, perkiraan dari daratan ini menguatkan estimasi 11,38 juta perjalanan yang dibuat oleh otoritas lokal dan menandakan kemungkinan kemacetan berlebih jika terjadi keterlambatan di sisi Shenzhen. Perusahaan multinasional yang mengoperasikan rantai pasok GBA dengan sistem just-in-time sedang melakukan pra-pembersihan dokumen bea cukai dan mengalihkan pengiriman barang sensitif ke slot malam hari.
NIA menyebut kenaikan ini disebabkan oleh perluasan kebijakan bebas visa China untuk 15 negara serta rebound liburan keluar negeri ke Asia Tenggara dan Timur Tengah. Mereka memperingatkan bahwa puncak keberangkatan akan terjadi pada 15 Februari, dengan gelombang kepulangan pada 22-23 Februari.
Sektor logistik Hong Kong merespons dengan menambah layanan truk berikat malam hari dan berkoordinasi dengan Inspeksi Perbatasan Shenzhen untuk jalur hijau khusus barang mudah rusak. Manajer mobilitas disarankan untuk memantau informasi terkini dari kedua sisi dan mengimbau staf yang memenuhi syarat untuk mendaftar penggunaan e-Channel.
Sumber: Global Times