1. Berita Mobilitas Global
  2. /
  3. Perancis
  4. /
  5. AS Amerika usulkan pengungkapan wajib media sosial dan swafoto untuk pemohon ESTA

AS Amerika usulkan pengungkapan wajib media sosial dan swafoto untuk pemohon ESTA

Feb 13, 2026
·
AS Amerika usulkan pengungkapan wajib media sosial dan swafoto untuk pemohon ESTA
Warga Prancis yang berencana melakukan perjalanan bebas visa ke Amerika Serikat mungkin akan menghadapi pemeriksaan yang jauh lebih ketat. Aturan rancangan yang diterbitkan oleh US Customs and Border Protection (CBP) akan mewajibkan pemohon Electronic System for Travel Authorization (ESTA) untuk memberikan data lima tahun terakhir dari akun media sosial, semua alamat email dan nomor telepon yang digunakan selama periode tersebut, serta foto selfie—dan kemungkinan di masa depan juga pemindaian DNA atau iris mata. Euronews melaporkan bahwa masa konsultasi telah berakhir minggu ini dan pelaksanaan aturan ini bisa dimulai dalam beberapa bulan ke depan.

Usulan ini berdampak pada pelancong dari 41 negara bebas visa, termasuk Prancis. Saat ini, pengungkapan identitas media sosial bersifat opsional. Kelompok industri seperti ECTAA memperingatkan bahwa pengumpulan data yang lebih luas ini dapat mengurangi perjalanan wisata dan bisnis, menurunkan pengeluaran wisatawan masuk hingga diperkirakan sebesar US$15,7 miliar dan mengancam 157.000 pekerjaan di Amerika Serikat.

AS Amerika usulkan pengungkapan wajib media sosial dan swafoto untuk pemohon ESTA


Bagi perusahaan multinasional Prancis, perubahan ini menimbulkan tantangan kepatuhan. Proses persetujuan perjalanan harus diperbarui untuk mengakomodasi data baru, dan petugas privasi harus menilai bagaimana informasi media sosial karyawan disimpan dan dipindahkan sesuai aturan EU-US Data Privacy Framework. Hambatan tambahan ini juga berpotensi memperpanjang waktu persetujuan: tim HR yang biasa mengurus perjalanan mendadak ke AS—misalnya untuk perbaikan teknis atau produksi film—harus menganggarkan tambahan waktu 72 jam sampai waktu proses lebih jelas.

Penasihat hukum mencatat bahwa kegagalan mengungkapkan informasi yang diminta secara akurat dapat membuat ESTA tidak berlaku saat kedatangan, yang berujung pada pengembalian mahal di titik pra-klarifikasi AS di Dublin dan Shannon atau di bandara AS. Oleh karena itu, perusahaan mungkin harus mewajibkan pemeriksaan hukum imigrasi bagi eksekutif penting dengan jejak online yang kompleks.

Pelancong Prancis juga disarankan memantau perkembangan di Kongres AS, di mana rancangan undang-undang perlindungan data bipartisan bisa membatasi kewenangan CBP; namun untuk saat ini, langkah paling aman adalah mempersiapkan transparansi penuh saat aturan final diberlakukan.
Sumber: Euronews

Bagaimana VisaHQ dapat membantu

VisaHQ menyederhanakan proses pengajuan visa bagi perorangan dan perusahaan. Periksa persyaratan perjalanan terkini, siapkan dokumen yang diperlukan, dan kelola pengajuan Anda secara online melalui portal VisaHQ untuk Perancis.

Tim Visa & Imigrasi @ VisaHQ

Tim ahli visa dan imigrasi VisaHQ membantu individu dan perusahaan menavigasi persyaratan perjalanan, kerja, dan tempat tinggal global. Kami menangani persiapan dokumen, pengajuan aplikasi, koordinasi dengan lembaga pemerintah, serta setiap aspek yang diperlukan untuk memastikan persetujuan yang cepat, sesuai, dan tanpa stres.

Kebijakan Redaksi
×