
Warga Filipina di luar negeri—komunitas asing terbesar ketiga di UAE—dianjurkan untuk merencanakan kunjungan konsuler lebih awal setelah Kedutaan Besar Filipina di Abu Dhabi dan Konsulat Jenderal di Dubai mengumumkan jam operasional Ramadan yang dikurangi mulai 16 Februari 2026. Mulai 19 Februari hingga akhir bulan lunar, kedua kantor akan buka dari Minggu hingga Kamis pukul 08:00 hingga 14:00, dengan loket pembayaran tutup pukul 13:00.
Layanan yang terdampak meliputi perpanjangan paspor, pendaftaran Pemilih Luar Negeri, notarisasi, dan pengurusan catatan sipil. Kedutaan dan konsulat tidak akan membuka loket sore, dan hari libur Jumat-Sabtu tetap berlaku. Pejabat menyatakan perubahan ini bertujuan menyeimbangkan efisiensi operasional dengan kesejahteraan staf yang berpuasa, yang mencapai setengah dari total pegawai.
Bagi manajer mobilitas yang mengurus perpanjangan izin kerja, keterlambatan pengambilan paspor dapat menunda proses cap visa tinggal di ICP UAE. Oleh karena itu, perusahaan dengan tenaga kerja Filipina yang besar—terutama di sektor ritel, penerbangan, dan kesehatan—dianjurkan untuk menjadwalkan pengajuan dokumen sebelum tengah pagi dan memberikan waktu tambahan untuk perjalanan keluar-masuk negara.
Kedutaan akan menambah 200 slot janji temu online setiap hari selama bulan Ramadan dan mengoperasikan ‘konsulat keliling’ ke Al Ain dan Ras Al Khaimah pada akhir pekan tertentu. Selain itu, biaya pemrosesan ekspres yang biasanya dikenakan akan ditiadakan bagi Pekerja Filipina di Luar Negeri yang membutuhkan dokumen perjalanan darurat.
Para analis menyatakan langkah ini menegaskan pentingnya layanan publik yang responsif secara budaya di negara tuan rumah dengan populasi ekspatriat yang beragam. Misi diplomatik lain—termasuk India dan Pakistan—diperkirakan akan mengumumkan jadwal Ramadan serupa minggu ini.
Layanan yang terdampak meliputi perpanjangan paspor, pendaftaran Pemilih Luar Negeri, notarisasi, dan pengurusan catatan sipil. Kedutaan dan konsulat tidak akan membuka loket sore, dan hari libur Jumat-Sabtu tetap berlaku. Pejabat menyatakan perubahan ini bertujuan menyeimbangkan efisiensi operasional dengan kesejahteraan staf yang berpuasa, yang mencapai setengah dari total pegawai.
Bagi manajer mobilitas yang mengurus perpanjangan izin kerja, keterlambatan pengambilan paspor dapat menunda proses cap visa tinggal di ICP UAE. Oleh karena itu, perusahaan dengan tenaga kerja Filipina yang besar—terutama di sektor ritel, penerbangan, dan kesehatan—dianjurkan untuk menjadwalkan pengajuan dokumen sebelum tengah pagi dan memberikan waktu tambahan untuk perjalanan keluar-masuk negara.
Kedutaan akan menambah 200 slot janji temu online setiap hari selama bulan Ramadan dan mengoperasikan ‘konsulat keliling’ ke Al Ain dan Ras Al Khaimah pada akhir pekan tertentu. Selain itu, biaya pemrosesan ekspres yang biasanya dikenakan akan ditiadakan bagi Pekerja Filipina di Luar Negeri yang membutuhkan dokumen perjalanan darurat.
Para analis menyatakan langkah ini menegaskan pentingnya layanan publik yang responsif secara budaya di negara tuan rumah dengan populasi ekspatriat yang beragam. Misi diplomatik lain—termasuk India dan Pakistan—diperkirakan akan mengumumkan jadwal Ramadan serupa minggu ini.
Sumber: Travel Trade Today