Wanita Australia yang Terhubung dengan ISIS Dilarang Kembali selama Dua Tahun di Bawah Perintah Pengusiran Sementara Pertama Kali
Pemimpin Oposisi Baru Angus Taylor Janji Tindak Tegas Imigrasi Berbasis Nilai
Qantas Batalkan Penerbangan Puncak Melbourne–Sydney, Menyoroti Tekanan Kapasitas Domestik
Berita Terbaru
Bocoran Draf Larangan Visa ‘Operasi Penjaga Gerbang’ Picu Kontroversi Bipartisan
Sebuah dokumen diskusi Koalisi yang bocor mengusulkan penangguhan semua permohonan visa baru dari 37 wilayah yang dikendalikan teroris di 13 negara selama tiga tahun. Gagasan ini mendapat kritik tajam dari para pendukung pengungsi, kelompok bisnis, dan anggota senior Partai Liberal, yang menilai larangan menyeluruh tersebut bersifat diskriminatif dan akan merusak aliran tenaga kerja terampil Australia. Kontroversi ini menyoroti perpecahan mendalam terkait bagaimana keamanan nasional seharusnya memengaruhi kebijakan migrasi.
Canberra Bentuk Satgas untuk Bongkar Jaringan Perdagangan Manusia di Balik Klaim Suaka Palsu
Pemerintah federal telah membentuk satuan tugas baru yang menargetkan sindikat penyelundupan manusia yang dituduh mengajukan ratusan permohonan visa perlindungan palsu demi keuntungan. Dengan menggunakan kewenangan penegakan hukum yang baru diberlakukan, pihak berwenang akan memberikan denda besar dan larangan operasional kepada agen migrasi dan perusahaan penyedia tenaga kerja yang terlibat. Perusahaan yang mempekerjakan banyak pemegang visa sementara harus bersiap menghadapi audit yang lebih ketat.
Angus Taylor Bentuk Kabinet Bayangan Baru, Tanda Reformasi Migrasi ‘Tegas tapi Terfokus’
Pemimpin baru Partai Liberal, Angus Taylor, menolak proposal larangan visa yang bocor, namun berjanji akan melakukan reformasi migrasi yang ‘tegas namun terfokus’, termasuk peningkatan pemeriksaan keamanan dan aturan bahasa Inggris. Para pengusaha dan universitas menyambut baik stabilitas kebijakan, tetapi khawatir akan adanya tambahan kompleksitas. Pengumuman ini menunjukkan bahwa integritas migrasi akan menjadi isu utama menjelang pemilihan umum berikutnya.
Penutupan Sistem TI Keamanan Hayati Selama 48 Jam Dijadwalkan 21-22 Februari—Antisipasi Keterlambatan di Perbatasan
DAFF akan mematikan sistem impor utama dan biosekuriti selama 48 jam pada 21–22 Februari untuk menyelesaikan migrasi pusat data. Maskapai penerbangan, pengirim barang, dan pelancong yang membawa barang diharapkan mengalami proses manual yang lebih lambat dan disarankan untuk merencanakan pengajuan dokumen jauh-jauh hari. Peningkatan ini merupakan langkah terakhir sebelum platform biosekuriti berbasis cloud baru Australia resmi beroperasi.