
Laporan ekonomi dari Jaringan Berita Belt and Road menunjukkan kedatangan wisatawan asing ke China selama libur panjang Festival Musim Semi meningkat lebih dari dua kali lipat dibandingkan tahun sebelumnya, didorong oleh aturan masuk yang lebih sederhana dan tren di media sosial tentang “merayakan Tahun Baru Imlek di China”. Analisis yang dipublikasikan pada pukul 16:46 tanggal 26 Februari ini mengaitkan sebagian lonjakan—460.000 pengunjung—dengan daftar bebas visa 30 hari yang baru diperluas.
Angka utama – Wisatawan internasional melakukan 1,313 juta perjalanan lintas batas selama libur sembilan hari, meningkat 21,8% per hari. Rata-rata pengunjung bebas visa mencapai 51.000 per hari, naik 28,5%. Konsumsi domestik juga meningkat: pendapatan box office mencapai 5,75 miliar CNY dan penjualan bebas bea di Hainan melonjak 214% pada hari puncak.
Faktor pendorong mobilitas – 1) Kios pengembalian pajak kini memberikan rebate digital instan di mal-mal besar, mendorong wisatawan asing berbelanja lebih leluasa. 2) Peningkatan pengalaman di bandara, termasuk gerbang pengenalan wajah berbahasa Inggris, mempercepat proses imigrasi menjadi kurang dari empat menit bagi penumpang bebas visa. 3) Ledakan rute perjalanan yang dikurasi AI di platform seperti Ctrip memudahkan pemesanan rute multi-kota.
Strategi utama – Dinas pariwisata dari Spanyol hingga Afrika Selatan meningkatkan promosi untuk memanfaatkan kemudahan akses ini, berharap para pelancong bisnis memperpanjang perjalanan untuk liburan. Namun, analis memperingatkan bahwa masa berlaku bebas visa yang berakhir pada Desember 2026 bisa menimbulkan efek mendadak; para pemangku kepentingan tengah mengupayakan status permanen.
Bagi perusahaan, keuntungan utama adalah kepuasan pelancong: kuota bebas bea kini mencakup elektronik pribadi, memungkinkan eksekutif membawa pulang laptop yang dibeli di China tanpa pajak—keuntungan yang sering terabaikan.
Angka utama – Wisatawan internasional melakukan 1,313 juta perjalanan lintas batas selama libur sembilan hari, meningkat 21,8% per hari. Rata-rata pengunjung bebas visa mencapai 51.000 per hari, naik 28,5%. Konsumsi domestik juga meningkat: pendapatan box office mencapai 5,75 miliar CNY dan penjualan bebas bea di Hainan melonjak 214% pada hari puncak.
Faktor pendorong mobilitas – 1) Kios pengembalian pajak kini memberikan rebate digital instan di mal-mal besar, mendorong wisatawan asing berbelanja lebih leluasa. 2) Peningkatan pengalaman di bandara, termasuk gerbang pengenalan wajah berbahasa Inggris, mempercepat proses imigrasi menjadi kurang dari empat menit bagi penumpang bebas visa. 3) Ledakan rute perjalanan yang dikurasi AI di platform seperti Ctrip memudahkan pemesanan rute multi-kota.
Strategi utama – Dinas pariwisata dari Spanyol hingga Afrika Selatan meningkatkan promosi untuk memanfaatkan kemudahan akses ini, berharap para pelancong bisnis memperpanjang perjalanan untuk liburan. Namun, analis memperingatkan bahwa masa berlaku bebas visa yang berakhir pada Desember 2026 bisa menimbulkan efek mendadak; para pemangku kepentingan tengah mengupayakan status permanen.
Bagi perusahaan, keuntungan utama adalah kepuasan pelancong: kuota bebas bea kini mencakup elektronik pribadi, memungkinkan eksekutif membawa pulang laptop yang dibeli di China tanpa pajak—keuntungan yang sering terabaikan.
Sumber: Belt and Road News Network