Laporan Kerja Pemerintah Janjikan Akses Bebas Visa yang Lebih Luas dan Pembukaan yang Lebih Mendalam
China luncurkan Visa K untuk talenta STEM asing seiring aturan Masuk-Keluar diperbarui
Delegasi CPPCC Mendesak Visa Transit 240 Jam yang Lebih Sederhana dan Pemasaran Global yang Lebih Kuat
Berita Terbaru
Ketua Spring Airlines: China Harus Perluas dan Perpanjang Masa Bebas Visa pada ‘Dua Sesi’
Pada pembukaan CPPCC tanggal 4 Maret 2026, Ketua Spring Airlines Wang Yu meminta pihak berwenang Tiongkok untuk menambahkan lebih banyak negara Amerika Utara dan Eropa ke dalam daftar bebas visa, memperpanjang masa tinggal lebih dari 30 hari, serta mempublikasikan kebijakan tersebut ke luar negeri. Usulan ini menunjukkan tekanan yang semakin besar dari industri untuk pelonggaran visa yang lebih dalam guna mendorong pariwisata dan perjalanan bisnis jangka pendek.
Guangzhou dan Foshan Luncurkan Jalur Cepat Terpadu untuk Izin Kerja Tenaga Kerja Asing
Mulai 4 Maret 2026, Guangzhou dan Foshan menyelaraskan aturan tenaga kerja asing mereka: batas usia kini mengikuti usia pensiun resmi, lulusan master asing baru dapat melewati persyaratan pengalaman dua tahun, standar gaji disatukan, dan izin Kelas A diakui lintas kota. Pilot ini sangat mempermudah rotasi staf regional bagi para pemberi kerja di Kawasan Teluk Besar.
Kedatangan Bebas Visa Meningkat 75% saat CPPCC Janji ‘Pintu Akan Semakin Terbuka Lebar’
Juru bicara CPPCC, Liu Jieyi, mengungkapkan bahwa kedatangan wisatawan asing tanpa visa selama Festival Musim Semi meningkat tajam sebesar 75,6% dan berjanji akan ada pelonggaran lebih lanjut. Data ini memberikan keyakinan bagi pelaku bisnis bahwa kebijakan pembebasan visa sepihak China dan reformasi pelabuhan perdagangan bebas benar-benar berdampak pada peningkatan arus penumpang dan pengeluaran konsumen.
Anjing Robot Bergabung dengan Bea Cukai Ningbo-Zhoushan, Mempercepat Pemeriksaan Kontainer Jadi 20 Menit
Pelabuhan Ningbo-Zhoushan memperkenalkan robot berkaki empat Unitree pada 4 Maret untuk mengotomatisasi verifikasi nomor kontainer dan segel. Robot 'anjing' bertenaga AI ini memangkas waktu inspeksi menjadi 20 menit dengan akurasi mencapai 99%, menandai masa depan pengawasan perbatasan Tiongkok yang didukung teknologi dan percepatan proses bongkar muat barang.