1. Berita Mobilitas Global
  2. /
  3. Uni Emirat Arab
  4. /
  5. UAE Perketat Kontrol Media Saat Perang, Kriminalisasi Penyebaran Rekaman Serangan Drone

UAE Perketat Kontrol Media Saat Perang, Kriminalisasi Penyebaran Rekaman Serangan Drone

Mar 15, 2026
·
UAE Perketat Kontrol Media Saat Perang, Kriminalisasi Penyebaran Rekaman Serangan Drone
Uni Emirat Arab (UEA) memberlakukan langkah pengendalian informasi paling ketat sejak konflik dengan Iran meluas ke wilayahnya dua minggu lalu. Warga, turis, dan media dilarang merekam atau menyebarkan gambar puing-puing dari ledakan penangkalan rudal dan drone yang kini menjadi pemandangan sehari-hari di Dubai dan Abu Dhabi. Laporan investigasi yang diterbitkan pagi ini oleh Le Monde, Prancis, mengungkap bagaimana unit kepolisian menyisir jalan dalam hitungan menit setelah ledakan, menyita ponsel, dan memperingatkan warga agar tidak memposting video yang bisa “menyebarkan kepanikan”. Kejaksaan mengingatkan bahwa undang-undang kejahatan siber 2021 sudah mengatur denda hingga AED 200.000 (sekitar USD 54.000) dan hukuman penjara dua tahun bagi yang mempublikasikan informasi bertentangan dengan pernyataan resmi. Sejak Kamis lalu, 21 orang, termasuk turis asal Inggris yang merekam di Sheikh Zayed Road, dilaporkan telah didakwa.

UAE Perketat Kontrol Media Saat Perang, Kriminalisasi Penyebaran Rekaman Serangan Drone


Bagi negara yang memposisikan diri sebagai pusat bisnis super terkoneksi, pembatasan ini merupakan perubahan besar. Jurnalis asing dan influencer media sosial harus mengurus izin syuting harian, sementara grup hotel diminta mengingatkan tamu agar tidak melakukan siaran langsung penangkalan dari balkon. Perusahaan manajemen perjalanan memperingatkan pelancong bisnis bahwa penyitaan perangkat dan interogasi semalam menyebabkan mereka ketinggalan penerbangan lanjutan. Analis menilai kebijakan ini bertujuan menjaga kepercayaan investor dan pendapatan pariwisata selama Ramadan, yang biasanya menjadi puncak kedatangan wisatawan Teluk. Namun, ahli mobilitas mengingatkan bahwa kurangnya informasi real-time bisa mempersulit kewajiban perlindungan karyawan: tim mobilitas global mungkin harus mengandalkan saluran kedutaan atau layanan intelijen berbayar untuk memahami risiko di tingkat lingkungan sebelum memindahkan staf.

Dalam jangka panjang, pengacara mengatakan preseden ini bisa mengejutkan banyak ekspatriat. Setiap rekaman kerusakan di dekat lokasi strategis—termasuk bandara dan zona bebas—berisiko menimbulkan tuntutan hukum, sehingga postingan rutin “sehari dalam kehidupan” oleh karyawan yang bertugas secara teknis bisa melanggar hukum UEA. Oleh karena itu, perusahaan multinasional sedang meninjau kebijakan media sosial bagi staf di Emirates, mengingatkan bahwa konten ‘bisnis seperti biasa’ harus menghindari menampilkan infrastruktur keamanan yang dapat dikenali.
Sumber: Le Monde

Bagaimana VisaHQ dapat membantu

VisaHQ menyederhanakan proses pengajuan visa bagi perorangan dan perusahaan. Periksa persyaratan perjalanan terkini, siapkan dokumen yang diperlukan, dan kelola pengajuan Anda secara online melalui portal VisaHQ untuk Uni Emirat Arab.

Tim Visa & Imigrasi @ VisaHQ

Tim ahli visa dan imigrasi VisaHQ membantu individu dan perusahaan menavigasi persyaratan perjalanan, kerja, dan tempat tinggal global. Kami menangani persiapan dokumen, pengajuan aplikasi, koordinasi dengan lembaga pemerintah, serta setiap aspek yang diperlukan untuk memastikan persetujuan yang cepat, sesuai, dan tanpa stres.

Kebijakan Redaksi
×