Konflik Asia Barat dan penutupan ruang udara diperkirakan akan merugikan maskapai India sebesar ₹2.500 crore
Grup Air India Rilis Jadwal Terbang Harian ke Asia Barat, Tawarkan Gratis Ubah Jadwal
Air India hentikan layanan Delhi–Tel Aviv hingga 31 Mei akibat konflik yang memanas
Berita Terbaru
Maskapai India Keluarkan Peringatan Perjalanan Baru ke Dubai karena Jadwal Terus Berubah setiap Hari
Pembaruan perjalanan Times of India tanggal 5 April mengingatkan penumpang yang menuju atau melewati Dubai untuk terus memantau status penerbangan karena maskapai India menyesuaikan operasional di tengah ketegangan di Asia Barat. Pemberitahuan ini memberikan panduan praktis dan mencerminkan situasi operasional yang sangat dinamis.
Air India akan buka rute Delhi–Halwara, tingkatkan akses korporat ke zona industri baru Punjab
Air India akan meluncurkan penerbangan dua kali sehari rute Delhi–Halwara mulai 15 Mei, memberikan akses langsung bagi pelaku bisnis ke klaster industri Ludhiana yang sedang berkembang di Punjab serta mengintegrasikan enclave sipil baru ini ke dalam jaringan domestik dan internasional maskapai.
Maskapai India Terbitkan Jadwal Khusus dan Peringatan Saat Krisis Ruang Udara Asia Barat Berlanjut
Air India, Air India Express, dan IndiGo merilis jadwal darurat untuk wilayah Teluk pada 4 April akibat konflik Israel-Iran yang mengganggu ruang udara regional. Penambahan penerbangan khusus difokuskan ke Uni Emirat Arab, sementara rute ke Bahrain, Qatar, Kuwait, dan Israel tetap ditangguhkan. Penumpang ditawarkan opsi pemesanan ulang gratis dan pengembalian dana, namun tarif penerbangan yang masih beroperasi melonjak tajam.
345 Nelayan India yang Dievakuasi dari Iran yang Dilanda Perang Tiba dengan Selamat di Chennai
India memulangkan 345 nelayan yang terdampar di Iran setelah ketegangan di Teluk menghentikan kapal mereka. Dengan menggunakan koridor transit Armenia, kelompok ini tiba di Chennai pada 4 April, menjadikan evakuasi yang dikoordinasi oleh Kementerian Luar Negeri mencapai lebih dari 1.200 orang. Peristiwa ini menyoroti pentingnya perencanaan mobilitas krisis yang kuat bagi pelaut dan pekerja migran India.