
Departemen Luar Negeri Federal Swiss (FDFA) mengonfirmasi pada 6 April 2026 bahwa mereka bekerja sama dengan Jerman, Inggris, Spanyol, Italia, Austria, Portugal, dan beberapa mitra Eropa lainnya untuk menyediakan layanan visa cepat dan hotline konsuler 24/7 bagi para pelancong yang terjebak akibat pelarangan penerbangan dan penutupan perbatasan yang semakin meluas di Qatar, Uni Emirat Arab, Oman, Bahrain, dan Kuwait. Inisiatif ini—yang pertama kali dilaporkan oleh Travel And Tour World—muncul setelah pemerintah Teluk memperketat aturan masuk secara drastis selama akhir pekan sebagai respons terhadap krisis keamanan regional. Warga Swiss dan penduduk yang transit di hub Teluk seperti Doha, Dubai, dan Abu Dhabi termasuk ribuan orang yang terkejut ketika maskapai mulai menghentikan layanan dengan pemberitahuan hanya beberapa jam sebelumnya.
Dalam pengaturan sementara ini, warga Swiss, penduduk tetap, dan pekerja korporat yang penerbangan lanjutan mereka dibatalkan dapat mengajukan visa darurat atau perpanjangan di kedutaan besar Eropa yang berpartisipasi di wilayah tersebut. FDFA juga telah mengaktifkan hotline 24 jam (+41 800 247 365) dan membuka meja konsuler sementara di area transit Bandara Internasional Dubai (DXB) dan Hamad International (DOH) untuk mengeluarkan dokumen perjalanan darurat atau menyetujui perubahan rencana perjalanan secara langsung.
Bagi perusahaan yang memindahkan tenaga kerja ke atau dari wilayah Teluk, skema ini menjadi solusi penting. Perusahaan multinasional dengan kantor regional di Zurich dan Basel melaporkan bahwa tim proyek yang menuju lokasi minyak dan gas di Qatar dan Kuwait sudah mengalihkan rute melalui Delhi dan Istanbul dengan menggunakan surat fasilitasi baru ini. Namun, penasihat imigrasi mengingatkan bahwa para pelancong tetap harus siap menjalani pemeriksaan ketat saat tiba di Eropa dan wajib membawa bukti perjalanan lanjutan atau rencana akomodasi yang sudah dikonfirmasi di Swiss.
Meskipun langkah bantuan ini secara resmi dibatasi selama 30 hari, pejabat di Bern memberi sinyal bahwa masa berlaku bisa diperpanjang jika pembatasan ruang udara Timur Tengah berlanjut hingga jadwal musim panas. Manajer perjalanan bisnis disarankan untuk meninjau rencana rotasi kru dan penugasan ekspatriat untuk kuartal kedua, serta terus memantau pemberitahuan lebih lanjut dari FDFA dan negara mitra.
Dalam pengaturan sementara ini, warga Swiss, penduduk tetap, dan pekerja korporat yang penerbangan lanjutan mereka dibatalkan dapat mengajukan visa darurat atau perpanjangan di kedutaan besar Eropa yang berpartisipasi di wilayah tersebut. FDFA juga telah mengaktifkan hotline 24 jam (+41 800 247 365) dan membuka meja konsuler sementara di area transit Bandara Internasional Dubai (DXB) dan Hamad International (DOH) untuk mengeluarkan dokumen perjalanan darurat atau menyetujui perubahan rencana perjalanan secara langsung.
Bagi perusahaan yang memindahkan tenaga kerja ke atau dari wilayah Teluk, skema ini menjadi solusi penting. Perusahaan multinasional dengan kantor regional di Zurich dan Basel melaporkan bahwa tim proyek yang menuju lokasi minyak dan gas di Qatar dan Kuwait sudah mengalihkan rute melalui Delhi dan Istanbul dengan menggunakan surat fasilitasi baru ini. Namun, penasihat imigrasi mengingatkan bahwa para pelancong tetap harus siap menjalani pemeriksaan ketat saat tiba di Eropa dan wajib membawa bukti perjalanan lanjutan atau rencana akomodasi yang sudah dikonfirmasi di Swiss.
Meskipun langkah bantuan ini secara resmi dibatasi selama 30 hari, pejabat di Bern memberi sinyal bahwa masa berlaku bisa diperpanjang jika pembatasan ruang udara Timur Tengah berlanjut hingga jadwal musim panas. Manajer perjalanan bisnis disarankan untuk meninjau rencana rotasi kru dan penugasan ekspatriat untuk kuartal kedua, serta terus memantau pemberitahuan lebih lanjut dari FDFA dan negara mitra.
Sumber: Travel And Tour World
Bagaimana VisaHQ dapat membantu
VisaHQ menyederhanakan proses pengajuan visa bagi perorangan dan perusahaan. Periksa persyaratan perjalanan terkini, siapkan dokumen yang diperlukan, dan kelola pengajuan Anda secara online melalui portal VisaHQ untuk Swiss.Lebih Banyak Dari Swiss
Lihat semua
Macet Parah Senin Paskah: Kemacetan 20 Kilometer di Terowongan Gotthard Lumpuhkan Lalu Lintas Utara-Selatan
Stadler Rail Menghentikan Gugatan Hukum, Membuka Jalan bagi Siemens untuk Membangun 200 Kereta Ganda Baru SBB