
Pusat Layanan Aplikasi Visa China (CVASC) di Stockholm mengumumkan libur dari tanggal 1 hingga 5 Mei 2026. Selama periode ini, pengambilan dokumen dan layanan ekspres akan mundur hingga empat hari kerja. Misalnya, pengajuan pada 28 April akan menghasilkan paspor pada 6 Mei untuk layanan biasa atau 29 April untuk ekspres Level-1, sementara pengajuan pada 30 April baru bisa diambil pada 8 Mei untuk antrean biasa. Jadwal ini bertepatan dengan akhir pekan Hari Buruh Swedia dan libur ‘Golden Week’ di China, saat para pelancong bisnis berlomba mendapatkan visa mendadak untuk pameran dagang di Shanghai dan konferensi teknologi di Shenzhen. CVASC mengimbau pemohon untuk menyesuaikan jadwal perjalanan dan menghindari pemesanan non-refundable sampai visa diterima. Bagi perusahaan Skandinavia yang memulai kembali penugasan di China, penutupan ini menegaskan pentingnya manajemen dokumen sejak dini: tim SDM disarankan mengumpulkan dokumen minggu ini atau beralih ke pusat di Oslo atau Kopenhagen yang tetap buka jika tenggat waktu tidak bisa diundur. Pelancong sering dengan visa multi-masuk M atau F yang berlaku hingga Desember 2026 tentu bisa melewati kendala ini. Pengumuman ini muncul seiring China yang semakin mendigitalisasi sistem visa; beberapa provinsi pilot sudah memungkinkan pengajuan formulir dan penjadwalan biometrik sepenuhnya online. Meski pusat Stockholm masih mewajibkan pengambilan sidik jari fisik untuk sebagian besar kategori, para ahli memperkirakan sistem ini akan setara dalam 12 bulan ke depan, sehingga dampak penutupan libur akan semakin berkurang.
Bagaimana VisaHQ dapat membantu
VisaHQ menyederhanakan proses pengajuan visa bagi perorangan dan perusahaan. Periksa persyaratan perjalanan terkini, siapkan dokumen yang diperlukan, dan kelola pengajuan Anda secara online melalui portal VisaHQ untuk Republik Rakyat Cina.Lebih Banyak Dari Republik Rakyat Cina
Lihat semua
Bandara Shanghai Pudong Jadi Bandara Pertama di China yang Mencapai 10 Juta Pergerakan Penumpang Internasional pada 2026
Gangguan Penerbangan Parah Melanda Pusat-Pusat Transportasi China, Asia Catat Lebih dari 2.100 Penundaan dalam Sehari