1. Berita Mobilitas Global
  2. /
  3. Amerika Serikat
  4. /
  5. Aturan CBP yang Diusulkan Akan Wajibkan Pengunjung Bebas Visa untuk Mengungkapkan Hubungan Keluarga dan Riwayat Media Sosial

Aturan CBP yang Diusulkan Akan Wajibkan Pengunjung Bebas Visa untuk Mengungkapkan Hubungan Keluarga dan Riwayat Media Sosial

Apr 15, 2026
·
Aturan CBP yang Diusulkan Akan Wajibkan Pengunjung Bebas Visa untuk Mengungkapkan Hubungan Keluarga dan Riwayat Media Sosial
Asosiasi Industri Pariwisata Negara Bagian New York mengeluarkan “peringatan kebijakan mendesak” kepada anggotanya bahwa Bea Cukai dan Perlindungan Perbatasan AS (CBP) sedang menyelesaikan aturan yang akan memperluas secara signifikan data yang dikumpulkan dari pelancong yang masuk melalui Program Pembebasan Visa (VWP). Draf aturan yang disebarkan ke kelompok industri pada 14 April ini mengharuskan pelamar mencantumkan informasi keluarga besar dan memberikan data akun media sosial selama lima tahun sebagai syarat persetujuan Sistem Elektronik untuk Otorisasi Perjalanan (ESTA). Jika diterapkan, persyaratan ini bisa mulai berlaku paling cepat musim panas 2026 bagi warga dari 40 negara VWP—termasuk pasar utama seperti Jepang, Australia, Jerman, dan Inggris. Ekonom Asosiasi Perjalanan AS memperkirakan tambahan hambatan ini dapat mengurangi hingga 1,8 juta pengunjung setiap tahun, memotong pengeluaran perjalanan sebesar USD 12,5 miliar dan mengancam 80.000 pekerjaan di AS. Alasan keamanan: CBP berargumen data tambahan ini akan meningkatkan proses pemeriksaan otomatis, namun para advokat privasi menilai kewajiban mengungkapkan kerabat dan aktivitas online melanggar norma internasional dan berpotensi melanggar perjanjian transfer data UE-AS. Beberapa pemerintah Eropa telah memberi sinyal akan membalas dengan memberlakukan kembali persyaratan visa kunjungan singkat bagi warga AS—langkah yang akan mempersulit perjalanan bisnis. Dampak pada perjalanan bisnis: • Manajer perjalanan korporat harus menyesuaikan alur pemesanan dengan data baru dan memperbarui pemberitahuan privasi bagi pelancong. • Pelancong sering yang terdaftar di Global Entry bisa menghadapi pemeriksaan tambahan jika akun media sosial yang sebelumnya tidak dilaporkan terungkap. • Perusahaan yang mengirim staf teknologi ke kantor pusat AS harus memberi pengarahan tentang risiko reputasi dari konten online masa lalu. Prospek advokasi: Kelompok industri mendorong para pemangku kepentingan untuk menghubungi Kongres sebelum masa komentar 30 hari berakhir. Profesional mobilitas disarankan memantau publikasi aturan final di Federal Register dan menyiapkan rencana komunikasi dengan pelancong jauh sebelum puncak musim panas tiba.
Sumber: New York State Tourism Industry Association

Bagaimana VisaHQ dapat membantu

VisaHQ menyederhanakan proses pengajuan visa bagi perorangan dan perusahaan. Periksa persyaratan perjalanan terkini, siapkan dokumen yang diperlukan, dan kelola pengajuan Anda secara online melalui portal VisaHQ untuk Amerika Serikat.

Tim Visa & Imigrasi @ VisaHQ

Tim ahli visa dan imigrasi VisaHQ membantu individu dan perusahaan menavigasi persyaratan perjalanan, kerja, dan tempat tinggal global. Kami menangani persiapan dokumen, pengajuan aplikasi, koordinasi dengan lembaga pemerintah, serta setiap aspek yang diperlukan untuk memastikan persetujuan yang cepat, sesuai, dan tanpa stres.

Kebijakan Redaksi
×