
Kementerian Luar Negeri Finlandia mengundang para pemangku kepentingan untuk memberikan masukan atas rancangan usulan pemerintah yang akan memodernisasi Undang-Undang Paspor 2005 dan Undang-Undang Kartu Identitas 1999. Jika disetujui, perubahan ini akan memindahkan keputusan akhir terkait paspor dan kartu identitas bagi warga Finlandia di luar negeri dari kedutaan dan konsulat ke unit khusus di kantor pusat kementerian di Helsinki. Sentralisasi ini bertujuan untuk membuat proses lebih konsisten, mempercepat waktu penyelesaian, dan memungkinkan penanganan kasus digital 24/7, kata kementerian.
Dalam usulan tersebut, misi Finlandia tetap menjadi titik kontak pertama untuk pengajuan, namun staf lokal yang dipekerjakan dapat diberi wewenang untuk menerima dan meneruskan dokumen, asalkan memenuhi persyaratan pelatihan dan tanggung jawab yang ketat. Konsulat kehormatan—yang sering kali menjadi satu-satunya perwakilan Finlandia di pusat bisnis sekunder—untuk pertama kalinya akan mendapatkan mandat hukum yang jelas untuk menyaksikan pendaftaran biometrik dan verifikasi identitas.
Perusahaan yang memindahkan karyawan masuk dan keluar Finlandia diharapkan mendapat manfaat dari proses perpanjangan paspor yang lebih dapat diprediksi bagi ekspatriat dan tanggungan mereka. Reformasi ini sejalan dengan rencana Uni Eropa untuk kredensial perjalanan digital dan akan memungkinkan Finlandia untuk menguji coba ID mobile dan wawancara jarak jauh setelah teknologi tersebut matang. Kementerian juga sedang menjajaki saluran kurir aman agar dokumen baru dapat dikirim langsung ke alamat pemohon di UE, sehingga mengurangi kunjungan ke kedutaan.
Masukan atas rancangan ini harus diserahkan paling lambat 10 Juni 2026, dan pemerintah berencana mengajukan RUU final ke Parlemen pada awal musim gugur. Dengan dukungan lintas partai yang diperkirakan kuat, aturan baru ini bisa mulai berlaku paling cepat Januari 2027—jauh lebih awal dari jadwal UE untuk dokumen perjalanan digital penuh.
Dalam usulan tersebut, misi Finlandia tetap menjadi titik kontak pertama untuk pengajuan, namun staf lokal yang dipekerjakan dapat diberi wewenang untuk menerima dan meneruskan dokumen, asalkan memenuhi persyaratan pelatihan dan tanggung jawab yang ketat. Konsulat kehormatan—yang sering kali menjadi satu-satunya perwakilan Finlandia di pusat bisnis sekunder—untuk pertama kalinya akan mendapatkan mandat hukum yang jelas untuk menyaksikan pendaftaran biometrik dan verifikasi identitas.
Perusahaan yang memindahkan karyawan masuk dan keluar Finlandia diharapkan mendapat manfaat dari proses perpanjangan paspor yang lebih dapat diprediksi bagi ekspatriat dan tanggungan mereka. Reformasi ini sejalan dengan rencana Uni Eropa untuk kredensial perjalanan digital dan akan memungkinkan Finlandia untuk menguji coba ID mobile dan wawancara jarak jauh setelah teknologi tersebut matang. Kementerian juga sedang menjajaki saluran kurir aman agar dokumen baru dapat dikirim langsung ke alamat pemohon di UE, sehingga mengurangi kunjungan ke kedutaan.
Masukan atas rancangan ini harus diserahkan paling lambat 10 Juni 2026, dan pemerintah berencana mengajukan RUU final ke Parlemen pada awal musim gugur. Dengan dukungan lintas partai yang diperkirakan kuat, aturan baru ini bisa mulai berlaku paling cepat Januari 2027—jauh lebih awal dari jadwal UE untuk dokumen perjalanan digital penuh.
Bagaimana VisaHQ dapat membantu
VisaHQ menyederhanakan proses pengajuan visa bagi perorangan dan perusahaan. Periksa persyaratan perjalanan terkini, siapkan dokumen yang diperlukan, dan kelola pengajuan Anda secara online melalui portal VisaHQ untuk Finlandia.Lebih Banyak Dari Finlandia
Lihat semua
Jalur Kereta Bersejarah Finlandia-Swedia Siap Diluncurkan Musim Panas Ini, Menjanjikan Perjalanan Mulus Melintasi Uni Eropa
Finnair masuk pasar Albania dengan layanan baru Helsinki–Tirana, memperluas konektivitas hub Nordik