Konflik Asia Barat Bisa Rugikan Industri Penerbangan India Rp 18.000 Miliar; Pariwisata Masuk Turun 15-20%
Tabrakan di Darat antara Akasa Air dan SpiceJet di Delhi Tunda 300 Penumpang; DGCA Mulai Selidiki
Kartu e-Kedatangan Wajib: Misi India di Luar Negeri Kirim Pengingat pada Hari Perjalanan
Berita Terbaru
Kesejahteraan mental dan keberlanjutan kini menjadi faktor utama bagi pelancong bisnis India—studi Amadeus
Laporan ‘Travel Dreams 2026’ dari Amadeus yang dirilis pada 17 April mengungkapkan bahwa para pelancong India mengutamakan kesehatan mental, layanan personalisasi berbasis AI, dan keberlanjutan yang kuat saat memesan perjalanan ke luar negeri. Dengan 93% responden menyatakan bahwa kredensial ramah lingkungan memengaruhi pilihan hotel dan bersedia membayar premi dua digit untuk fitur kesehatan, kebijakan perjalanan bisnis harus menyesuaikan dengan dinamika baru terkait tanggung jawab perawatan dan biaya.
India memperpanjang kebijakan pembaruan visa gratis dan menghapus denda keterlambatan bagi wisatawan asing yang terdampar akibat gangguan penerbangan di Asia Barat
India telah memberlakukan perpanjangan visa gratis selama satu bulan dan penghapusan denda keterlambatan bagi warga negara asing yang terjebak di negara tersebut akibat gangguan ruang udara Teluk. Para pelancong yang terdampak dapat mengajukan permohonan secara online atau langsung di kantor FRRO; izin keluar dan Izin Pendaratan Sementara juga akan diberikan tanpa biaya. Kebijakan ini meringankan beban denda bagi perusahaan dan pengunjung serta menjaga kelancaran rencana perjalanan sementara jadwal penerbangan regional mulai stabil.
Akasa Air tambah penerbangan langsung Mumbai–Hanoi mulai 4 September, perkuat hubungan India–Vietnam
Mulai 4 September 2026, Akasa Air akan mengoperasikan empat penerbangan langsung setiap minggu antara Mumbai dan Hanoi, mempercepat waktu perjalanan dan menurunkan tarif bagi pelancong India ke Vietnam. Rute ini memperkuat hubungan bisnis dan pariwisata serta memberikan akses langsung bagi perusahaan ke salah satu pusat manufaktur dengan pertumbuhan tercepat di ASEAN.
Pendaftaran Beasiswa Magister Persemakmuran 2026 di Inggris Dibuka—Lulusan India Didorong untuk Mendaftar
Kementerian Pendidikan India telah membuka pendaftaran untuk Beasiswa Magister Persemakmuran 2026, yang membiayai studi pascasarjana penuh di Inggris. Pelamar dari India dapat mengirimkan dokumen hingga 31 Mei 2026; pemenang akan mendapatkan biaya kuliah, tunjangan, serta opsi kerja setelah studi—menjadikan program ini jalur penting untuk pengembangan keterampilan dan transfer antarperusahaan di masa depan.