Buletin Visa AS Mei 2026 Bekukan Kartu Hijau Berbasis Pekerjaan untuk India, Peringatkan Kemungkinan Mundurnya EB-5
Perjanjian Perdagangan Bebas India-Inggris yang Dijadwalkan Diluncurkan Mei Ini Janjikan Visa Bisnis Jangka Pendek yang Lebih Mudah
Delegasi India Menuju Washington Saat Pembicaraan Perjanjian Perdagangan Sementara Dilanjutkan—Mobilitas Layanan Jadi Prioritas Utama
Berita Terbaru
Kedutaan Besar India di Kuwait Hentikan Fasilitasi Visa Transit Saudi Jelang Haji; Pelancong Diminta Cari Rute Alternatif atau Ajukan Langsung
Kedutaan Besar India di Kuwait menghentikan layanan populer untuk pengurusan visa transit Saudi, dengan alasan musim Haji. Warga India yang transit melalui bandara Saudi kini harus mengurus visa langsung melalui maskapai penerbangan atau perwakilan Saudi, yang berpotensi menambah waktu perjalanan hingga dua minggu. Perusahaan disarankan meninjau kembali rencana perjalanan ke GCC dan mempertimbangkan alternatif seperti Dubai atau Doha hingga meja layanan dibuka kembali, kemungkinan setelah Juli.
Konflik di Asia Barat Memaksa Maskapai India Menanggung Kerugian Rp 2.500 Miliar akibat Rute Utama Teluk dan Eropa Terhenti
Maskapai penerbangan India memperkirakan telah kehilangan pendapatan sekitar ₹2.500 crore sejak konflik di Teluk memaksa mereka menghindari wilayah udara Iran dan Pakistan. Perubahan rute ini mengurangi frekuensi penerbangan ke Teluk, memperpanjang waktu tempuh ke Eropa dan AS hingga lima jam, serta meningkatkan biaya bahan bakar secara signifikan, sementara pesaing asing memanfaatkan peluang untuk merebut penumpang. Para pelancong bisnis harus bersiap menghadapi perjalanan yang lebih lama dan tarif yang lebih mahal, sementara maskapai terus melobi pemerintah New Delhi untuk mendapatkan keringanan.
Dubai batasi maskapai India satu penerbangan per hari hingga 31 Mei, Federasi Maskapai India minta tindakan timbal balik
Dubai memperpanjang pembatasan slot selama masa perang, membatasi setiap maskapai asing—termasuk maskapai India—hanya satu penerbangan pulang-pergi harian hingga 31 Mei. Pemotongan ini menghapus lebih dari seribu penerbangan yang direncanakan antara India dan Dubai, mendorong Federasi Maskapai Penerbangan India untuk menuntut pembatasan timbal balik terhadap Emirates dan flydubai. Kebijakan ini semakin menekan pendapatan IndiGo, Air India, dan SpiceJet serta diperkirakan akan mengurangi kapasitas perjalanan bisnis di salah satu koridor internasional tersibuk dari India.
MEA: 100 penerbangan dari UAE ke India akan beroperasi hari ini meski koridor repatriasi tetap berjalan di tengah gejolak Teluk
MEA melaporkan bahwa sekitar 100 penerbangan UAE–India akan beroperasi pada 14 April meskipun ada penutupan ruang udara regional, sehingga total evakuasi atau repatriasi dari Teluk mencapai hampir satu juta sejak akhir Februari. Misi diplomatik terus menjalankan layanan bantuan 24/7 dan mengimbau para pelancong untuk bersiap menghadapi perubahan jadwal mendadak.