Departemen Luar Negeri Tambah Pameran Paspor Nasional Seiring Permintaan Meningkat Tajam
AS–Filipina Umumkan ‘Pusat Keamanan Ekonomi’ Seluas 4.000 Acre di Koridor Luzon
Bandara Hartsfield-Jackson Atlanta Catat Antrean TSA di Bawah 5 Menit Setelah Perbaikan Staf Pertengahan April
Berita Terbaru
Plt Direktur ICE Todd Lyons Akan Mengundurkan Diri Setelah Memimpin Operasi Deportasi Massal
Menteri Keamanan Dalam Negeri Markwayne Mullin mengumumkan bahwa Pelaksana Tugas Direktur ICE, Todd Lyons, akan mengundurkan diri pada 31 Mei setelah memimpin dorongan deportasi massal di era pemerintahan Trump. Pengunduran dirinya, yang diumumkan di tengah terhentinya pendanaan DHS, menimbulkan ketidakpastian baru terkait perencanaan kapasitas penahanan dan prioritas penegakan di tempat kerja yang langsung berdampak pada pengusaha AS dan pekerja asing.
FAA Memerintahkan Bandara Chicago O’Hare Mengurangi 300 Penerbangan Harian untuk Atasi Kemacetan Musim Panas
Pejabat federal telah menginstruksikan maskapai penerbangan untuk mengurangi sekitar 300 penerbangan per hari dari jadwal musim panas Bandara Chicago O’Hare guna mencegah keterlambatan parah. Pembatasan ini, yang mulai berlaku pada 17 Mei, akan mengurangi kapasitas perjalanan bisnis pada jam sibuk dan berpotensi menaikkan harga karena maskapai berusaha mengatur ulang penumpang.
Investigasi AP Temukan Perekrutan Massal ICE Lewatkan Pemeriksaan Ketat
Investigasi Associated Press mengungkap bahwa perekrutan cepat 12.000 petugas baru oleh ICE melewati pemeriksaan latar belakang yang ketat, sehingga memungkinkan perekrut dengan catatan kebangkrutan, gugatan pelanggaran, dan kegagalan akademi masuk ke dalam pasukan. Pengungkapan ini menimbulkan kekhawatiran terkait tanggung jawab bagi perusahaan yang menghadapi audit imigrasi di tempat kerja dan menambah tekanan untuk pengawasan oleh kongres.
Janda Prancis, 85 Tahun, Dibebaskan Setelah 16 Hari Ditahan Imigrasi AS
ICE membebaskan Marie-Thérèse Ross, warga negara Prancis berusia 85 tahun, setelah 16 hari ditahan karena masa tinggalnya yang melebihi izin saat menunggu proses kartu hijau sebagai pasangan. Kasus ini menyoroti ketidakseimbangan antara proses adjudikasi USCIS yang lambat dan penegakan hukum ICE yang lebih cepat, menjadi risiko bagi keluarga asing dari staf yang berbasis di AS.