
Setelah pembekuan selama berbulan-bulan yang mendorong beberapa jadwal wawancara hingga tahun 2027, kantor konsuler AS di Delhi, Mumbai, Chennai, Hyderabad, dan Kolkata diam-diam membuka batch janji temu baru untuk visa kerja H-1B dan visa pelajar F-1 pada 28 April, menurut laporan Gujarat Samachar. Peluncuran ini, yang dikonfirmasi oleh beberapa pengacara imigrasi, mengikuti aturan pemeriksaan media sosial tambahan dari Departemen Luar Negeri yang diperkenalkan pada Desember 2025 yang memperlambat proses dan menyebabkan penjadwalan ulang massal.
Meskipun pembukaan terbaru ini memberikan kelegaan bagi ribuan pekerja teknologi India yang terjebak di rumah, ketersediaan slot masih sangat terbatas: Mumbai hanya menunjukkan 120 tanggal H-1B hingga Agustus, dan sebagian besar slot F-1 langsung habis dalam hitungan jam. Tim mobilitas perusahaan disarankan untuk mengingatkan karyawan agar selalu memperbarui formulir DS-160 dan dokumen pendukung di portal janji temu; setiap perubahan setelah pengajuan mengharuskan pemesanan slot baru.
Perusahaan juga harus bersiap untuk tanggal mulai proyek yang bertahap—konsultan melaporkan bahwa klien AS semakin sering mengizinkan onboarding jarak jauh bagi talenta berbasis di India sampai visa diterbitkan. Bagi universitas, waktu ini sangat krusial. Deposit penerimaan mahasiswa baru semester gugur 2026 harus dibayar pada Mei, dan institusi khawatir akan kehilangan calon mahasiswa jika wawancara tidak bisa dijadwalkan sebelum Juli. Beberapa sekolah mengatur janji temu kelompok melalui EducationUSA, namun kapasitas tetap terbatas.
Kedutaan Besar AS belum mengeluarkan pernyataan resmi, dan para praktisi memperingatkan kemungkinan gangguan teknis mendadak masih bisa terjadi. Para pelamar disarankan untuk mengaktifkan notifikasi SMS dan mempertimbangkan membayar biaya VAC “prioritas” yang lebih tinggi jika jadwal perjalanan sangat ketat.
Meskipun pembukaan terbaru ini memberikan kelegaan bagi ribuan pekerja teknologi India yang terjebak di rumah, ketersediaan slot masih sangat terbatas: Mumbai hanya menunjukkan 120 tanggal H-1B hingga Agustus, dan sebagian besar slot F-1 langsung habis dalam hitungan jam. Tim mobilitas perusahaan disarankan untuk mengingatkan karyawan agar selalu memperbarui formulir DS-160 dan dokumen pendukung di portal janji temu; setiap perubahan setelah pengajuan mengharuskan pemesanan slot baru.
Perusahaan juga harus bersiap untuk tanggal mulai proyek yang bertahap—konsultan melaporkan bahwa klien AS semakin sering mengizinkan onboarding jarak jauh bagi talenta berbasis di India sampai visa diterbitkan. Bagi universitas, waktu ini sangat krusial. Deposit penerimaan mahasiswa baru semester gugur 2026 harus dibayar pada Mei, dan institusi khawatir akan kehilangan calon mahasiswa jika wawancara tidak bisa dijadwalkan sebelum Juli. Beberapa sekolah mengatur janji temu kelompok melalui EducationUSA, namun kapasitas tetap terbatas.
Kedutaan Besar AS belum mengeluarkan pernyataan resmi, dan para praktisi memperingatkan kemungkinan gangguan teknis mendadak masih bisa terjadi. Para pelamar disarankan untuk mengaktifkan notifikasi SMS dan mempertimbangkan membayar biaya VAC “prioritas” yang lebih tinggi jika jadwal perjalanan sangat ketat.