
Irlandia diam-diam mengubah aturan visa untuk kedua kalinya tahun ini dengan menandatangani Instrumen Statutori 17/2026—secara resmi bernama Peraturan Imigrasi 2004 (Visa) (Perubahan) 2026. Diterbitkan pada 29 April, peraturan ini langsung memperpanjang masa bebas visa 90 hari bagi pemegang paspor diplomatik dari sepuluh negara tambahan: Albania, Bosnia-Herzegovina, Kolombia, Georgia, Kosovo, Montenegro, Makedonia Utara, Peru, Qatar, dan Serbia. Diplomat dari negara-negara tersebut kini dapat menghadiri pertemuan, negosiasi, atau pelatihan di Irlandia tanpa harus mengajukan visa kunjungan singkat terlebih dahulu, sehingga memangkas waktu tunggu beberapa minggu dan memudahkan perjalanan mendadak untuk acara multilateral di Dublin.
Peraturan ini juga menambahkan Moldova ke dalam daftar kewarganegaraan yang wajib memiliki visa transit Irlandia saat hanya transit di bandara Dublin, Shannon, atau Cork. Proses pengurusan visa transit memakan waktu sekitar dua minggu dan biaya €25, sehingga manajer perjalanan yang memesan rute murah melalui Irlandia harus mempertimbangkan waktu dan biaya tambahan untuk warga Moldova.
Meski perubahan ini terkesan kecil, hal ini mencerminkan strategi Departemen Kehakiman untuk menyelaraskan kebijakan paspor diplomatik Irlandia dengan mitra Uni Eropa sambil tetap mengontrol ketat arus kunjungan singkat biasa. Pembebasan visa diplomatik menghilangkan hambatan dalam hubungan antarnegara—sesuatu yang dianggap semakin penting menjelang Irlandia yang akan memegang Presidensi bergilir Uni Eropa pada Januari 2027.
Bagi perusahaan yang menjadi tuan rumah delegasi pemerintah atau investor tingkat tinggi dari negara-negara yang baru dibebaskan, keuntungan praktisnya adalah proses undangan yang lebih cepat dan sederhana. Sebaliknya, perusahaan yang mengatur perjalanan staf atau klien Moldova melalui Irlandia kini harus menganggarkan waktu dan dokumen tambahan. Para pemberi kerja disarankan memperbarui daftar persetujuan perjalanan internal dan memberi pengarahan kepada agen perjalanan agar menghindari penolakan naik pesawat di bandara keberangkatan.
Peraturan ini juga menambahkan Moldova ke dalam daftar kewarganegaraan yang wajib memiliki visa transit Irlandia saat hanya transit di bandara Dublin, Shannon, atau Cork. Proses pengurusan visa transit memakan waktu sekitar dua minggu dan biaya €25, sehingga manajer perjalanan yang memesan rute murah melalui Irlandia harus mempertimbangkan waktu dan biaya tambahan untuk warga Moldova.
Meski perubahan ini terkesan kecil, hal ini mencerminkan strategi Departemen Kehakiman untuk menyelaraskan kebijakan paspor diplomatik Irlandia dengan mitra Uni Eropa sambil tetap mengontrol ketat arus kunjungan singkat biasa. Pembebasan visa diplomatik menghilangkan hambatan dalam hubungan antarnegara—sesuatu yang dianggap semakin penting menjelang Irlandia yang akan memegang Presidensi bergilir Uni Eropa pada Januari 2027.
Bagi perusahaan yang menjadi tuan rumah delegasi pemerintah atau investor tingkat tinggi dari negara-negara yang baru dibebaskan, keuntungan praktisnya adalah proses undangan yang lebih cepat dan sederhana. Sebaliknya, perusahaan yang mengatur perjalanan staf atau klien Moldova melalui Irlandia kini harus menganggarkan waktu dan dokumen tambahan. Para pemberi kerja disarankan memperbarui daftar persetujuan perjalanan internal dan memberi pengarahan kepada agen perjalanan agar menghindari penolakan naik pesawat di bandara keberangkatan.
Bagaimana VisaHQ dapat membantu
VisaHQ menyederhanakan proses pengajuan visa bagi perorangan dan perusahaan. Periksa persyaratan perjalanan terkini, siapkan dokumen yang diperlukan, dan kelola pengajuan Anda secara online melalui portal VisaHQ untuk Irlandia.Lebih Banyak Dari Irlandia
Lihat semua
Izin Jembatan ‘Stamp 2’ Baru Beri Waktu bagi Mahasiswa Bahasa Inggris untuk Memulai Kuliah
Lonjakan Perjalanan Libur Nasional: Bandara Shannon Siap Layani 56.000 Penumpang dengan Rute Baru yang Mulai Beroperasi