1. Berita Mobilitas Global
  2. /
  3. Perancis
  4. /
  5. Data baru Uni Eropa menunjukkan Prancis mengeluarkan 23% lebih banyak visa Schengen untuk warga Rusia pada tahun 2025, memicu kemarahan pemerintah Baltik dan Polandia.

Data baru Uni Eropa menunjukkan Prancis mengeluarkan 23% lebih banyak visa Schengen untuk warga Rusia pada tahun 2025, memicu kemarahan pemerintah Baltik dan Polandia.

Mei 8, 2026
·
Data baru Uni Eropa menunjukkan Prancis mengeluarkan 23% lebih banyak visa Schengen untuk warga Rusia pada tahun 2025, memicu kemarahan pemerintah Baltik dan Polandia.
Data terbaru dari “Schengen Barometer” internal Komisi Eropa menunjukkan bahwa negara-negara anggota menyetujui lebih dari 620.000 visa untuk warga Rusia pada tahun 2025—naik 10% dibandingkan tahun sebelumnya—meskipun perang di Ukraina masih berlangsung. Prancis mencatat lonjakan terbesar, dengan peningkatan pemberian visa sebesar 23% dan menangani tiga perempat dari seluruh aplikasi visa Rusia bersama Italia dan Spanyol. Kebocoran data ini, yang pertama kali dilaporkan oleh RBC-Ukraine, kembali memicu ketegangan di dalam Uni Eropa. Estonia, Latvia, Lithuania, dan Polandia—yang konsulatnya hampir tidak mengeluarkan visa turis untuk warga Rusia—menuduh Paris memanfaatkan wisatawan dengan daya beli tinggi dan melemahkan keputusan UE 2025 untuk menangguhkan perjanjian fasilitasi visa Rusia-UE. Pejabat Prancis membalas bahwa menolak warga Rusia biasa berhubungan dengan Eropa justru memperkuat propaganda Kremlin, dan banyak pemohon adalah pelajar atau kasus reuni keluarga. Secara praktis, angka ini menjelaskan mengapa slot janji temu di pusat France-Visas di Moskow dan St. Petersburg penuh hingga pertengahan Juli, yang menyulitkan perencanaan mobilitas korporat. Para pengelola hotel di French Riviera, yang bergantung pada tamu Rusia dengan masa tinggal lama, menganggap tren ini sebagai penyelamat, sementara kelompok barang mewah khawatir Brussels bisa memberlakukan pembatasan menyeluruh jika kontroversi ini meningkat. Para menteri dalam negeri UE akan membahas kembali isu ini pada Dewan Kehakiman dan Urusan Dalam Negeri tanggal 23 Mei. Tim mobilitas harus bersiap menghadapi kemungkinan perubahan kebijakan—mulai dari pemeriksaan lebih ketat terhadap permohonan visa multi-masuk hingga usulan larangan perjalanan terkoordinasi dari negara-negara Baltik dan Nordik yang bisa memaksa rute ulang melalui Istanbul atau Dubai.
Sumber: RBC-Ukraine

Bagaimana VisaHQ dapat membantu

VisaHQ menyederhanakan proses pengajuan visa bagi perorangan dan perusahaan. Periksa persyaratan perjalanan terkini, siapkan dokumen yang diperlukan, dan kelola pengajuan Anda secara online melalui portal VisaHQ untuk Perancis.

Tim Visa & Imigrasi @ VisaHQ

Tim ahli visa dan imigrasi VisaHQ membantu individu dan perusahaan menavigasi persyaratan perjalanan, kerja, dan tempat tinggal global. Kami menangani persiapan dokumen, pengajuan aplikasi, koordinasi dengan lembaga pemerintah, serta setiap aspek yang diperlukan untuk memastikan persetujuan yang cepat, sesuai, dan tanpa stres.

Kebijakan Redaksi
×